Notification

×

Iklan

Iklan

'Putera Asli Sei Agul' Antonius Tumanggor Sosialisasikan Perda No.5 Tahun 2015 Tentang Sistem Penanggulangan Kemiskinan

18 Juni 2022
Foto: Sosperda Anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor,Sabtu(18/6) di Halaman Kantor Lurah Sei Agul.Turut Hadir Camat Medan Barat Drs Lilik, MAP danyeah Sei Agul Aidil

Medan,DP News


Anggota DPRD Medan asal Dapil 1 Kota Medan Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos sosialisasikan Perda No.5 Tahun 2015 Tentang Sistem Penanggulangan Kemiskinan di Kantor Lurah Sei Agul,Jalan Danau Laut Tawar No.1,Medan Barat,Sabtu(18/6).Camat Medan Barat Drs Lilik, MAP didampingi Sekcam Medan Barat Robby Chairy dan Lurah Sei Agul Aidil pun hadir di acara tersebut.


Juga perwakilan Dinas Sosial Medan, Dedy Irwanto Pardede, perwakilan Dinas Kesehatan Anita Aruan,perwakilan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.Selain itu juga hadir Ketua PAC Partai Nasdem Medan Barat Andri Irsyadi dan Ketua Kelurahan Sei Agul Partai Nasdem bersama para pengurus lainnya. 


Antonius Tumanggor yang merupakan putera asli Sei Agul ini mensosialisasikan Perda No.5 Tahun 2015 Tentang Sistem Penanggulangan Kemiskinan sehingga bisa membantu masyarakat yang belum mendapatkan bantuan sosial seperti BPJS Kesehatan, Program Keluarga Harapan (PKH), dan bantuan pemerintah lainnya. 


Sementara itu,Camat Medan Barat, Drs.Lilik M.A.P menyebutkan saat ini Pemko Medan fokus untuk menyukseskan 5 program yang menjadi prioritas antara lain tentang kesehatan,infrastruktur,penanganan banjir,kebersihan dan UMKM. 


"Mari kita semua warga masyarakat di Kecamatan Medan Barat mendukung 5  program Pak Walikota Medan Bobby Afif Nasution ini agar ke masyarakat aman dan sejahtera,"sebutnya.


Dedy Irwanto Pardede menjelaskan mendukung program walikota dan Perda No 5 Tahun 2015,Dinas Sosial akan melakukan road show ke rumah-rumah melayani masyarkat. Selama ini tambah Dedy, warga banyak datang ke kantor dinas namun kecewa maka dibuat program road show jemput bola ke rumah-rumah warga. 


Menyinggung layanan kesehatan yang sering dikeluhkan warga menurut Deddy bahwa tahun ini Pemko Medan sudah menganggarkan 100 ribu kartu BPJS kesehatan PBI Dan akan bertambah 200 ribu orang lagi.Direncanakan di P-APBD akan ada penambahan sebanyak 100 ribu kartu PBI Kesehatan lagi. 


Untuk itulah,Irwanto Pardede mengimbau kehadiran wakil rakyat seperti Pak Antonius  Tumanggor dimanfaatkan membantu pengurusan BPJS Gratis atau PBI Pemko Medan. 


"Agar kita mendapatkan bantuan dari pemerintah syaratnya adalah kita harus dimasukkan ke data DTKS. Sesuai 

Permensos No.3 Tahun 2021 tentang DTKS semua harus terdaftar dan akan disesuaikan dengan anggaran pemerintah dan diberikan secara bertahap,"ujarnya.


Dedy menambahkan,saat ini ada sebanyak 185 ribu warga  kota Medan dan yang dibantu BPJS Kesehatan sebanyak 89 ribu.Kita berharap adanya Perda No.5 Tahun 2015, yang merupakan produk hukum daerah yang akan dapat dijadikan langkah awal bagi pemko Medan untuk mengeluarkan program-programnya. 


Sesuai data saat ini tambah Deddy,di kelurahan Sei Agul ada 2.112 warga penerima BPJS kesehatan  dan di Medan Barat penerima BPJS Kesehatan berjumlah 3.225 orang.


Pada sesi tanya jawab, Melva warga Medan Johor, mengeluhkan rumitnya penggunaan kartu BPJS Kesehatan di rumah sakit.Sari Pratiwi,warga jalan Karya, tentang kartu PBI ada yang dapat dan ada yang tidak dapat. Saat ditanya ke Dinsos, jika sudah terdaftar PBI cukup hanya menunjukkan KTP.


Jika memakai JKN Mobile sementara banyak warga yang gaptek.Saya mau bertanya apakah bisa peserta PBI Kesehatan dapat berobat ke rumah sakit meski tidak ada mendapatkan kartu,"tanya dia.

Foto: Para Warga Bersemangat Menunjukkan Kartu BPJS PBI Yang Dibagikan di Sosperda Anggota DPRD Medan Puteta Asli Sei Agul Antonius D Tumanggor,Sabtu(18/6) 

Sri Pertiwi, Jalan Dairi Gang Pertiwi Kelurahan Sei Agul,  saya penerima PKH 2015 namun keluar tahun 2021, namun baru sekali saya terima dari BRI sebesar Rp 500 ribu. Saya hanya mau mempertanyakan kenapa saldo di kartu saya kosong.


Menanggapi keluhan tersebut,Antonius D Tumanggor yang baru siangnya tiba di Medan usai mengikuti Rakernas Partai Nasdem itu minta ketegasan Dinas Sosial Medan agar masyarakat tidak merasa dibola-bola. 


Dedy Irwanto Pardede menangapi keluhan Warga tersebut  mengatakan bahwa banyak data masyarakat yang lama tidak terdaftar di DTKS Kota Medan sehingga ketika ada bantuan mereka tidak mendapatkan bantuan. Itu umumnya karena identitas  yang dimasukkan tidak sesuai dengan data sebenarnya.


Antonius D Tumanggor juga bagikan 125 kartu BPJS Kesehatan gratis bantuan Pemko Medan.Selain pelaksanaan Sosperda No.5 Tahun 2015, Antonius D Tumanggor juga membagikan kartu BPJS Kesehatan PBI kepada sebanyak 125 orang warga Medan Helvetia, Medan Petisah, Medan Barat dan Medan Baru.


Di akhir acara Sosperda tersebut, Antonius Tumanggor juga tidak lupa meminta kepada Pemko Medan agar mengratiskan uang sekolah dan uamg BPJS Kesehatan bagi warga yang diketahui kurang mampu.(rd)























×
Berita Terbaru Update