Notification

×

Iklan

Iklan

Antonius Tumanggor : Pertahankan Nilai Sejarah Lapangan Merdeka dan Jangan Tebang Pohon Tua

04 Oktober 2022
Foto: Antonius Devolis Tumanggor/Tums
Medan,DP News

Anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor mengatakan mengingat pentingnya revitalisasi Lapangan Merdeka ini diberhasilkan,Walikota Bobby Nasution diminta untuk lebih agresif sampaikan hal-hal apa saja terkait revitalisasi, termasuk sumber anggaran, nilai anggaran, waktu pengerjaan dan teknis serta filosofi apa yang akan ditonjolkan dari keberadaan Lapangan Merdeka.


Makanya,secara pribadi sebagai anggota dewan mengusulkan alangkah eloknya jika Pak Wali memaparkan progres revitalisasi Lapangan Merdeka bersama-sama DPRD Medan agar terlihat ke publik bahwa ada kolaborasi yang kuat untuk membangun Medan.

 

Antonius dari Fraksi Partai NasDem menilai revitalisasi Lapangan Merdeka merupakan salah satu wujud dari  Kolaborasi Medan Berkah, yang menjadi janji dan tagline Bobby Aulia di Pilkada Medan 2019 lalu.Figur Bobby dinilainya menjadi sosok sentral sehingga revitalisasi Lapangan Merdeka bisa dengan cepat dilakukan.


Untuk itu,sebagai warga Medan yang juga anggota dewan dari Dapil 1 dimana Lapangan Merdeka berada di Medan Barat wajar disambut baik karena dengan revitalisasi itu fungsinya dikembalikan sebagai tempat bersejarah dan ruang terbuka hijau. Itu yang selama ini dituntut warga Medan," kata Antonius Tumanggor dalam perbincangan dengan wartawan,Rabu(28/9) di Gedung DPRD Medan.


Revitalisasi Lapangan Merdeka saat ini  dilengkapi pembangunan lahan parkir bawah tanah (basement).Sejak era Walikota Bachtiar Djafar dan Abdillah sudah menggagas pengadaan gedung parkir guna mengatasi kemacetan dan kepadatan parkir di inti kota. Namun gagasan tersebut tak bisa direalisir oleh WaliKota Bachtiar Djafar dan Abdillah namun baru saat ini bisa diwujudkan, kata Antonius Tumanggor, anggota dewan dari Dapul 1 meliputi Medan Baru, Medan Petisah, Medan Barat dan Medan Helvetia. 


Dengan revitalisasi yang mengusung pendekatan history urban landscape dengan 

Konsep utamanya adalah pelestarian ruang kota bersejarah dan konteks dinamika rancang kota kontemporer, Antonius optimis Lapangan Merdeka baru nantinya akan menjadi ikon kuat Kota Medan ke depannya.


Menurutnya banyak hal yang harus diketahui dewan seperti perihal keberadaan pohon-pohon tua yang telah berumur ratusan tahun di areal lapangan Merdeka. 


"Banyak konstituen saya yang bertanya mau diapakan Lapangan Merdeka itu, termasuk pohon yang ratusan tahun usianya apakah mau ditebang. Kita minta pohon tua itu punya nilai sejarah dan jangan ditebang," tegasnya.


Pada prinsipnya, Antonius Tumanggor menyebut rekan-rekan di DPRD Medan mendukung revitalisasi Lapangan Merdeka sepanjang tidak menghilangkan nilai sejarah dan tetap menjadi paru-paru kota serta ada transparansi dalam pembangunannya.Revitalisasi ini mempertahankan signifikansi sejarah dan karakter Lapangan Merdeka, termasuk mempertahankan keberadaan pohon-pohon tua.


Wali Kota Medan Bobby Nasution sebelumnya telah mengungkapkan revitalisasi Lapangan Merdeka  melengkapi penataan kawasan Kota Lama Kesawan.


Bobby berharap revitalisasi ini juga akan menciptakan keterhubungan antara Kesawan, Lapangan Merdeka dan Stasiun Kereta Api.Persoalan parkir di kawasan tersebut terpecahkan melalui revitalisasi yakni dengan membangun tempat parkir terpusat di bawah tanah,katanya.(Rd/s) 























×
Berita Terbaru Update