Notification

×

Iklan

Iklan

Simalungun Penghasil Padi,Jagung dan Ubi Kayu Terbesar di Sumut

, 02 Juni 2023
Foto: Bupati Simalungun Radiapoh H Sinaga Saat Menghadiri APKASI-Kadin Investment Forum Regional Sumatera Tahun 2023 di Grand Ballroom,Kota Batam,Kepulauan Riau,Jumat (02/06)/Kominfo Simalungun
Batam,DP News

Selama Tahun 2022,Kabupaten Simalungun produksi  336.332 ton padi, 234.977 ton jagung, dan 213.319 ton ubi kayu.Berdasarkan produksi tersebut,Simalungun menjadi penghasil padi, jagung dan ubi kayu terbesar di Sumatra Utara. Selain itu,produksi tanaman pangan lainnya juga cukup besar seperti kedelai, kacang tanah, dan ubi jalar.


Sementara itu, tanaman perkebunan rakyat yang memberikan kontribusi sebesar 25,41% terhadap PDRB (Produk Domenstik Regional Bruto) Simalungun antara lain karet, kelapa sawit, kopi, teh, aren, vanili, kelapa, cokelat, cengkih, kulit manis, kemiri, lada, dan pinang. 


Hal itu disampaikan Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga SH saat menghadiri APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) - Kadin Investment Forum Regional Sumatera Tahun 2023 di Grand Ballroom,Kota Batam, Kepulauan Riau,Jumat (02/06).


APKASI-Kadin Investment Forum Regional Sumatera bertujuan untuk mempromosikan setiap komoditi yang ada di Kabupaten masing-masing, dengan manfaat menciptakan atau menghadirkan investor dari negara Asia seperti Hongkong Shenzen, Taiwan, Korea, Malaysia dan Singapore.


Mengenai objek wisata,Kabupaten Simalungun memiliki 57 titik lokasi objek wisata, terdiri atas 30 lokasi wisata alam, 14 lokasi wisata agro, 4 lokasi wisata budaya dan selebihnya wisata rekreasi lainnya.


Kabupaten Simalungun adalah salah satu lokasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia yang dikenal dengan nama Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei. 


"KEK ini difokuskan untuk industri kelapa sawit, dan disambungkan ke Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung di Kabupaten Batu Bara,"katanya.


Rencana lain membangun kawasan industri di Kecamatan Tapian Dolok sehingga diharapkan dapat menarik investor sebab banyak potensi mulai dari pertanian, pariwisata dan sektor industri.Limbong/Redaksi

| | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | |