![]() |
| Foto: Bupati Samosir Vandiko T Gultom Ikuti Rakernas XVII APKASI di Hotel Aston Batam,Kepri, Minggu-Selasa (18-20/1) dengan tema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera"/Diskominfo Medan |
Sejumlah isu strategis diantaranya penguatan kemandirian pangan, pembangunan infrastruktur dasar kabupaten, dana transfer ke daerah, optimalisasi dana desa, manajemen talenta ASN, serta penguatan hubungan pusat dan daerah melalui pembahasan revisi UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Selain itu juga menghadirkan dialog langsung antara para bupati dengan sejumlah pejabat nasional, seperti Menteri Pertanian, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Menteri Sosial, Kepala Badan Kepegawaian Negara, hingga Ketua Komisi II DPR RI.
Materi tersebut menjadi isu strategis pada Rakernas XVII APKASI(Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang dihadiri Bupati Samosir Vandiko Gultom di Hotel Aston Batam,Kepri, Minggu-Selasa (18-20/1) dengan tema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera”.
Dalam relis Diskominfo Samosir,Vandiko mengatakan keikutsertaan dalam Rakernas APKASI ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengawal kepentingan kabupaten serta memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat demi pembagian daerah ke depannya.
Saat menutup Rakernas, Mendagri Muhammad Tito Karnavian berharap, diskusi dan dialog yang terjalin antar kepala daerah akan menciptakan output dalam menyelesaikan persoalan daerah dan bangsa.
Mendagri menjelaskan bahwa setiap daerah di Indonesia memiliki karakteristik persoalan yang beragam. Ada persoalan yang bersifat umum, ada pula yang cenderung memiliki kekhususan.
Di sisi lain, Mendagri mengajak kepala daerah untuk memahami pemikiran Presiden Prabowo sesuai dengan yang tertuang dalam buku Paradoks Indonesia dan Solusinya. Presiden, kata dia, terus mendorong agar pemerintah dapat memanfaatkan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat.
"Karena kekayaan Indonesia sangat luar biasa. Cukup untuk membuat orang Indonesia menjadi kaya. Cukup untuk mengangkat derajat orang-orang miskin menjadi naik kelas. Dan itu sudah diprediksi oleh para observer, pengamat,” tambahnya.
Melalui berbagai potensi tersebut, Mendagri optimistis Indonesia akan menjadi negara maju dengan ekonomi besar di dunia. Terlebih lagi, Indonesia juga memiliki potensi besar berupa bonus demografi. Peluang ini perlu ditangkap oleh kepala daerah dengan mengoptimalkan daerah masing-masing.
Dalam kesempatan itu, Mendagri juga meminta kepala daerah untuk memperkuat peran sektor swasta. Caranya melalui kemudahan perizinan sehingga para investor dapat menanamkan modalnya ke daerah.Kalau swastanya hidup, di daerah itu yang ditandai dengan PAD-nya yang lebih tinggi itu, daerah itu akan melompat.Rumapea/Redaksi
