Notification

×

Iklan

Iklan




Jelang Raamadan: Stok Beras dan Cabe Merah Surplus ,Bawang Merah Minus 1.340 Ton Lebih Medan,DP News

13 Februari 2026
Foto: 
Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu Poppy Marulita Hutagalung,Kepala Divre 1 Sumut Budi Cahyono,mewakili Dinas Pertanian Sumut dan Dinas Ketapang Sumut,Jumat(13/2).
Medan,DP News 

Jelang Ramadan stok beras,cabai merah,minyak goreng dan gula surplus sementara pendistribusian berjalan lancar.Dan harga masih terpantau normal walau sudah mulai sda gejala kenaikan di pasar pasar tradisional.Dari kondisi tersebut,sejauh itu dinilai belum perlu intervensi pasar.


Namun seperti sebelumnya bahwa stok bawang merah kekurangan dimana produksi bawang merah hanya 2,2 ribu ton dengan kebutuhan empat  ribu ton maka kekurangan sekitar 1,79 per Desember 2025.Dan Januari,produksi meningkat menjadi 3,19 ribu ton dengan kebutuhan 5 ribu ton maka kekurangan sekitar 1,34 ribu ton.


Hal itu disampaikan Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu Poppy Marulita Hutagalung,Kepala Divre 1 Sumut Budi Cahyono,mewakili Dinas Pertanian Sumut dan Dinas Ketapang Sumut,Jumat(13/2).


Diharapkan jagan sampai ada pedagang melakukan penimbunan bahan pangan.Namun dalam distribusi bahan pangan menjadi perhatian khusus untuk daerah bencana.


Budi menambahkan untuk stok beras jelang Ramadan aman dan mencapai 52 ribu ton.Ditambah sdh mulai panen padi dan sudah ditampung Bulog.


Minyak langsung distribusi pengecekan 1,5 juta Liter utk seluruh Sumut dengan harga Rp14.500 (Minyakita).Harga tersebut sudah ikut biaya angkutan distribusi di semua kabu/kota dengan subsidi silang.


Dinas Ketapang Sumut mengatakan produksi pertanian 3,4980 ton gabah 2,22 ribu ton beras dengan kebutuhan 1,7 ton jadi surplus 218 ribu ton 145 ribu ton 72 ribu ton(Januari).Sementara cabe merah surplus 9 ribu ton.

 

Sementara,produksi bawang merah 2.200 ton dengan kebutuhan 4 ribu ton maka kekurangan 1.790  ton dari luar kota per Desember.Sedang Januari produksi  3,19 ribu ton dengan kebutuhan 5 ribu ton dengan kekurangan 1,34 ribu ton.Rumapea/Redaksi

| | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | |