![]() |
| Foto: Gubsu Bobby Nasution Tinjau Lokasi Bencana Banjir di Desa Lopian dan Aek Horsik, Kecamatan Badiri,Tapanuli Tengah, Rabu (18/2)/Diskominfo Sumut |
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu laporkan bahwa banjir yang terjadi pada Senin (16/2) lalu melanda beberapa kecamatan namun Kecamatan Tukka tergolong cukup parah hingga menyebabkan pemadaman listrik.Kawasan permukiman mengalami kerusakan berat bahkan sebagian bergeser akibat luapan air Sungai Lopian dari hulu.
Para warga korban banjir menyampaikan keluh kesah karena tidak dapat lagi menempati rumah mereka, bahkan kehilangan bangunan tempat tinggal, sebagaimana pernah terjadi di wilayah lain pada November 2025 lalu.
Keluhan tersebut disampaikan para warga kepada Gubsu Muhammad Bobby Afif Nasution saat meninjau lokasi terdampak banjir sekaligus menemui warga korban bencana di Kecamatan Badiri, Tapteng,Rabu (18/2).
Dalam peninjauan tersebut, Bobby didampingi Bupati Tapteng Masinton Pasaribu berdialog langsung dengan warga korban banjir sekaligus meyakinkan warga terkait bantuan yang akan diberikan pemerintah, baik dari pusat, provinsi, maupun kabupaten, termasuk dalam penanganan infrastruktur serta penyediaan hunian tetap (Huntap).
“Kita lihat kondisinya bagaimana untuk bangunan rumah warga. Karena ada kategori kerusakannya, ringan, sedang atau berat. Untuk beberapa titik yang terdampak, sudah kita tinjau,” ujar Bobby di sela peninjauan lokasi bencana.
Untuk itu,bantuannya disapkan, dari pemerintah pusat juga ada, dan kabupaten melalui rekening Bank Sumut.
Terkait penanganan bencana, Bobby meminta pemerintah mulai dari tingkat dusun, desa, kecamatan hingga kabupaten untuk segera menyiapkan data faktual warga terdampak.
“Kita minta supaya data masyarakat yang terdampak bencana, segera bisa kita terima dari kabupaten. Begitu juga proses penanganan bencana, kita sudah ada skema Rencana Rekonstruksi, Rehabilitasi Pascabencana (R3P),” tegasnya.
Senada dengan itu, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu menyampaikan bahwa banjir yang terjadi pada Senin (16/2) melanda beberapa kecamatan. Bahkan di Kecamatan Tukka, dampaknya tergolong cukup parah hingga menyebabkan pemadaman listrik.
