![]() |
| Foto: Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap Tinjau Pembersihan Sungai Deli Dengan Perahu Karet,Kamis (5/2)/Diskominfo Medan |
Wakil Walikota Medan Zakiyuddin Harahap minta Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) untuk segera melakukan normalisasi Sungai Deli sebab 20 tahun terakhir ini belum dilakukan normalisasi sehingga sungai semakin dangkal dan menyempit.
Pemko Medan, lanjut Zakiyuddin, akan terus berkoordinasi dengan BWSS dan pemerintah pusat terkait rencana normalisasi tersebut. Selain itu, Pemko juga berharap adanya pembangunan rumah susun sebagai solusi tempat tinggal bagi warga yang saat ini bermukim di bantaran sungai.
“Kita akan berjuang tahun ini agar normalisasi sungai, pendangkalan, dan pelebaran bisa dimulai. Kalau tidak, Medan akan terus menghadapi banjir seperti dua tahun terakhir,” jelas Zakiyuddin.
Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap saat meninjau kegiatan pembersihan Sungai Deli,Kamis (5/2).
Selain itu,Pemko Medan akan menyurati seluruh rumah dan bangunan di bantaran Sungai Deli agar tidak lagi sembarangan membuang sampah ke sungai serta saatnya mempertimbangkan untuk tidak berdiam lagi di pinggiran sungai
Zakiyuddin mengungkapkan, dari hasil penelusuran sepanjang Sungai Deli,mulai dari Taman Avros sampai titik di bawah jembatan Jalan Raden Saleh, ditemukan banyak sampah yang dibuang ke aliran sungai serta banyak bangunan berdiri di badan sungai.
Menurut Zakiyuddin, rumah-rumah yang berada di bantaran sungai berpotensi besar membuang sampah langsung ke sungai. Selain itu, keberadaan bangunan di badan sungai juga meningkatkan risiko banjir dan membahayakan keselamatan warga.
Zakiyuddin Harahap menegaskan, kegiatan pembersihan sungai ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto kepada seluruh Kepala Daerah, Forkopimda, serta jajaran pemerintah untuk melaksanakan gerakan bersih-bersih lingkungan, dimulai dari rumah dan kantor masing-masing.
Ditambahkan Zakiyuddin Harahap, pembersihan lingkungan sebenarnya sudah menjadi kewajiban rutin yang selama ini dilakukan oleh petugas kecamatan dan P3SU. Namun, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat dan menegaskan kembali komitmen seluruh elemen, termasuk aparatur sipil negara (ASN), dalam menjaga kebersihan.Rumapea/Redaksi
