![]() |
| Foto: Tim Kemko Bidang Pangan Republik Indonesia, Kementerian Pertanian Republik Indonesia,BRIN,Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II Bersama Vandiko T Gultom Tinjau KPT Samosir,Selasa (5/4/) |
Samosir,DP News
Tim Kemko Bidang Pangan Republik Indonesia, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, BRIN serta Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II tinjau Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) Kabupaten Samosir, Selasa (5/4/) bersama Bupati Samosir Vandiko T Gultom.
Peninjauan dilakukan pada sejumlah titik yang diproyeksikan menjadi sumber air. Pemerintah juga akan melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk kajian teknis, serta dukungan PLN guna penyediaan listrik bagi pompa air.
Berdasarkan kondisi geografisnya, Kabupaten Samosir dinilai memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan komoditas bawang putih. Dengan sinergitas bersama pemerintah pusat ditargetkan penanaman bawang putih secara bertahap di lahan seluas 320 Ha.
Dari total luasan tersebut, sekitar 20 hektare telah ditanami bersama kelompok tani di Desa Maduma, Kecamatan Simanindo. Sementara 300 hektare sisanya akan dikembangkan di kawasan KPT yang berada di Hariara Pintu.
Asisten Deputi Kemenko Pangan M Saleh mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap rencana menjadikan Samosir sebagai sentra bawang putih nasional.
“Sebagai tindak lanjut, target kami pada akhir bulan Mei akan ditanam sebanyak 5 hektare. Kita harus konkret,” ujar Saleh.
“Kajian sudah dilakukan untuk mencari titik-titik air. Didukung BBWS dan PLN dan sektor lainnya, Saya optimistis, Samosir lebih siap. Saya lihat lahannya lebih rata dan subur,” katanya.
Sementara itu,Vandiko menyatakan Pemkab Samosir siap melengkapi seluruh kebutuhan pendukung agar program tersebut berjalan sesuai rencana.
Menurut Vandiko, pengembangan sentra bawang putih juga sejalan dengan program Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional dan kemandirian ekonomi berbasis potensi daerah.
Perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II Marwansyah, perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional Budi Kartina, Perwakilan Kementan RI Risda Sinaga, Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tumiur Gultom.Rumapea/Redaksi
