![]() |
| Foto: Bupati Samosir Vandiko Gultom dan Danrem 023 Kawal Samudera Iwan Budiarso Saat Kick Off Jembatan di Desa Sideak, Kecamatan Palipi,Kamis (1/10) |
Pemkab Samosir terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian yang membutuhkan ketersediaan infrastruktur dan jaringan irigasi. Melalui sinergitas anggaran dengan TNI dan Kementerian Pertanian, Kabupaten Samosir memperoleh dukungan pembangunan irigasi perpipaan sepanjang sekitar 15 kilometer untuk mengairi 680 hektare lahan persawahan, pembangunan dan rehabilitasi 20 unit jembatan, serta kegiatan konservasi lingkungan melalui penanaman pohon.
Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama Oleh Danrem 023 Kawal Samudera Iwan Budiarso, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk dan Dandim 0210 TU Kiky Hardian di Tambok Bupati Desa Sideak Kecamatan Palipi, Kamis (01/10).
Pembangunan irigasi perpipaan diarahkan untuk meningkatkan ketersediaan air bagi lahan persawahan di Desa Sideak, Desa Urat II dan Desa Huta Dame, Kecamatan Palipi, sehingga petani tidak sepenuhnya bergantung pada curah hujan. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas persawahan dan indeks pertanaman untuk mendukung ketahanan pangan.
Sementara itu, pembangunan dan rehabilitasi 20 unit jembatan dari 22 unit yang diusulkan Pemkab Samosir akan memperkuat konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Di bidang lingkungan, kegiatan konservasi dilakukan melalui penanaman 350 batang pohon, termasuk tanaman endemik kawasan Danau Toba dan sengon, sebagai bagian dari upaya memulihkan fungsi hutan dan lahan serta menjaga kelestarian lingkungan.
Vandiko Gultom menyampaikan bahwa kick off pembangunan jembatan, saluran perpipaan dan konservasi lingkungan merupakan wujud nyata sinergitas Pemerintah Kabupaten Samosir bersama TNI di bawah komando Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak serta Kementerian Pertanian.
Menurut Vandiko, dukungan TNI terhadap pembangunan di Samosir juga telah dirasakan masyarakat melalui pembangunan 31 unit sumur bor untuk mendukung ketersediaan air bersih.
Vandiko juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan irigasi perpipaan, khususnya apabila jaringan pipa nantinya melintasi lahan masyarakat.
Danrem 023/Kawal Samudera Iwan Budiarso menegaskan bahwa kehadiran TNI melalui kegiatan Karya Bakti merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus upaya mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Samosir. Ia menyebut bahwa Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) untuk membantu pembangunan wilayah melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Program ini membutuhkan perjuangan dan sinergi untuk mendapatkan anggaran, termasuk melalui koordinasi langsung dengan kementerian. Ini merupakan bentuk perhatian khusus Bapak Kasad terhadap pembangunan di Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Samosir. Kami berharap seluruh kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan perekonomian masyarakat,” ungkap Danrem.
Ia menjelaskan, pembangunan yang dilaksanakan meliputi jembatan penghubung antarwilayah, pipanisasi irigasi untuk mengairi lahan persawahan seluas 680 hektare di tiga desa dengan panjang jaringan sekitar 15 kilometer, serta konservasi lingkungan.
Selain itu, penyediaan air bersih melalui sumur bor juga akan dilanjutkan pada tahap kedua sebanyak 40 titik, setelah tahap pertama terealisasi sebanyak 31 titik, sehingga totalnya mencapai 71 titik di Kabupaten Samosir.
Danrem mengharapkan dukungan penuh pemerintah daerah dan masyarakat, terutama dalam menjaga semangat gotong royong serta memberikan dukungan terhadap pemasangan jaringan pipa yang melintasi lahan warga.
“Kami memohon dukungan masyarakat agar pembangunan ini dapat berjalan lancar. Pipanisasi ini sangat penting untuk mendukung kebutuhan pengairan persawahan dan meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, kita berharap seluruh program ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. TNI akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan pengabdian terbaik, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Samosir,” tegas Danrem Iwan Budiarso.
Kepala Desa Sideak Buntu Situmorang menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Pemkab. Samosir yang telah peduli dengan kebutuhan masyarakat di desanya.
"Pembangunan ini membawa manfaat yang banyak untuk kehidupan masyarakat pada tiga desa di Kecamatan Palipi.
Sinergitas Pemerintah Kabupaten Samosir, TNI dan Kementerian Pertanian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur dasar, mendukung produktivitas pertanian, memperlancar konektivitas wilayah sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Pemerintah Kabupaten Samosir berharap seluruh program dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Samosir.Rel/Redaksi

