Setelah 29 Tahun Dikelola Pemko Medan,Terminal Amplas Akhirnya Diambilalih Kemenhub

Medan,DP News       
Rencana revitalisasi Terminal Terpadu Amplas (TTA) Kota Medan menjadi terminal tipe A kian menunjukkan hasil signifikan. Hal ini disusul dengan datangnya Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi ke Terminal Terpadu Amplas, Sabtu (4/1) sore. Apalagi , saat ini status pengelolaannya telah dialihkan dari Pemko Medan ke Kementrian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk direvitalisasi menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Didampingi Wagub Sumut Musa Rajeckshah dan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi, kedatangan  Menhub guna melihat kondisi terkini terminal yang diresmikan pada tanggal 18 September 1991 tersebut. Tiba di TTA, Menhub bersama Wagub dan Plt Wali Kota lebih dahulu meninjau posko pengecekan urine bagi supir. Kemudian dilanjutkan dengan melihat rencana revitalisasi TTA di sebuah papan informasi yang dijelaskan Direktur Prasarana Kemenhub RI Risal Wasal.
Selanjutnya, Menhub beranjak menuju sebuah bus untuk melihat kelaikan angkutan dan berbincang dengan supir. Di kesempatan ini, Menhub mendengar berbagi masukan dan saran dari supir serta kendala yang mereka temui sebagai pelaku jasa transportasi. Dari hasil perbincangan tersebut ada beberapa poin yang diserap oleh Menhub untuk kemudian ditindaklanjuti Pemprov Sumut dan Pemko Medan.
Menhub mengungkapkan, tujuan kedatangannya untuk melihat langsung kondisi TTA. Selain itu, melakukan koordinasi lanjutan dengan Pemda terkait. Dari hasil tinjauannya ada beberapa poin yang menjadi perhatiannya ke depan terlebih usai nantinya revitalisasi TTA selesai dilakukan yakni salah satunya meminimalisir keberadaan loket-loket bus liar agar kembali ke dalam TTA. Terlebih, keberadaan loket bus liar kerap menjadi penyebab timbulnya kesemrawutan jalanan meski telah berulang kali ditertibkan.
"Selain penataan loket bus liar, kami juga berharap revitalisasi yang dilakukan memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penumpang. Selain itu, kita juga telah berbincang dengan Bapak Plt Wali Kota sehingga nantinya sistem pembelian tiket dapat dilakukan secara online. Hal ini agar tidak terjadi penumpukan dan efisiensi waktu bagi penumpang sehingga bisa datang ke terminal jika mendekati waktu keberangkatan," bilang Menhub seraya mengungkapkan bahwa proses revitalisasi akan dilakukan selama satu tahun.
Hal senada juga diungkapkan Wagub Sumut Musa Rajeckshah. Dirinya mengaku Pemprov Sumut sangat mendukung dan mengaku senang dengan rencana revitalisasi TTA. Diharapkan perbaikan yang dilakukan semakin menarik kunjungan wisatawan untuk datang ke Sumut khususnya Kota Medan menggunakan moda transportasi darat.
Sedangkan Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mengaku revitalisasi TTA ini menjadi salah satu keinginan besar Pemko Medan yang ingin dilakukan dan disambut baik Kemenhub. Usai revitalisasi nantinya,Plt Wali Kota berharap,seluruh pelaku dan pengguna jasa transportasi dapat menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban TTA.(Rd)