Usai Ditinjau Antonius Tumanggor,Akhirnya Dinas PU Medan Perbaiki Jalan Mesjid Cintai Damai Helvetia

Kondisi Jalan Mesjid Kelurahan Cinta Damai Medan Helvetia yang sedang dalam pengerjaan menggunakan alat berat.(DP News) 
Medan,DP News
Selang dua hari setelah ditinjau anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumangor bersama petugas lapangan Dinas PU Medan,akhirnya Jalan Mesjid ,Lingkungan I Kelurahan Cinta Damai Medan Helvetia pun dikeraskan untuk diaspal.Pengaspalan Jalan Mesjid ini sangat dinantikan warga sekitar karena selama ini belum pernah tersentuh pihak Dinas PU Medan.
Alat berat, truk pengangkut pasir dan kerikil dikerahkan untuk mengeraskan dan menimbun jalan sehingga kelihatan jalanan sudah rata dan tidak berlubang-lubang lagi.Bagi warga kata Rahmad Karo-Karo,pengaspalan Jalan Mesjid ini sangat penting karena merupakan akses jalan masuk bagi warga yang mau beribadah ke Gereja Katolik Cintai Damai.
"Kita sangat mendukung upaya Plt Walikota Medan yang cukup tanggap merespon aspirasi warga yang diperjuangkan anggota dewan dari Dapil 1 Antonius Devolis Tumanggor",katanya bersama warga lainnya,Kamis(6/2).
Sejumlah warga awalnya tidak percaya bakal dilakukan pengaspalan jalan tersebut namun begitu melihat alat berat,truk pengangkut kerikil dan pasir dikerahkan,merekapun meraasa lega dan bersyukur.
Warga mengaku dua hari lalu,anggota dewan yang juga Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor bersama petugas Dinas PU Medan turun melihat dan mengukur lokasi jalan namun tidak sangka sekarang sudah langsung dikerjakan.
Informasi diperoleh di lapangan,Jalan Mesjid yang akan diaspal itu sekitar 150 meter dengan lebar 4 meter dan masuk wilayah kerja UPT 1 Dinas PU Kota Medan.Mulai pagi hari,petugas lapangan UPT Wilayah I Dinas PU Medan sudah dikerahkan yang dikoordinir Ka UPT Wilayah I Warsidi.
Sementara itu,warga Jalan Tapanuli Kelurahan Sei Agul Medan Barat pun merasa senang dan bersyukur dengan dikerahkannya alat penyedot dan petugas penataan drainase.Selama ini warga di kawasan tersebut selalu mengalami genangan air akibat parit tumpat.
Parit yang tertanam sebagian sudah tertutupi dengan semen sehingga air yang mengalir tidak lancar lagi alias tersumbat dan Kamis siang,parrit yang tersumbat atau yang sudah tertutup itu dibongkar dan sampah-sampah yang tertimbun di dalamnyapun dibersihkan.
Sejumlah warga di Jalan Tapanuli pun ikut langsung membantu petugas untuk menunjukkan lokasi saluran parit yang tumpat.Untuk lancarnya aliran air parit,petugas terpaksa membongkar semen yan sudah menutupi parit.
Pengorekan saluran dainse tumpat di Jalan Tapanuli Sei Agul Medan Barat dengan menggunakan mobil penyedot air UPT 1 Dinas PU Medan.(Foto DP News)
Mereka berharap dengan turunnya petugas Dinas PU Medan,genangan air yang tersumbat bisa tertasi dan bila musim penghujan tiba saluran parit pun lancar.Petugas yang diturunkaan ke lapangan ini merupakan PTT dari UPT Wilayah I Dinas PU Medan yang sudah terlatih sehingga diharapkan kiranya setiap kelurahan di Kota Medan disiagakan 5 orang petugas PTT.
Hal itu juga disampaikan Ka UPT Wilayah I Dinas PU Medan Warsidi kepada anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor.Untuk itu,Antonius yang saat ini duduk di Komisi 4 yang membidangi infrastruktur sangat mendukung disiagakannya PTT di setiap kelurahan,sebenarnya tidak hanya n5 orang,idealnya 10 orang per kelurahan yang langsung dikoordinir UPT-UPT Dinas PU Kota Medan.
“Para petugs PTT itu bukan dikoordnir camat dan lurah tetapi langsung dikoordinir masing-masing UPT sehingga gampang dikerahkan ke lapangan”uar Antonius.
Untuk itu,Komisi 4 DPRD Medan kata Antonius bakal memperjuangkan keberadaan petugas PTT ini dianggarkan dalam APBD dengan jumlah 10 orang per kelurahan.Kita harapkan Plt Walikota Medan pun mendukung konsep ini karena akan mendukung program  "Yok Bikin Cantik Medan"..(Rd)