Akhyar Pilih Duduk Bareng Pendukung Lyodra Ketimbang Duduk di VIP...

Foto: Plt Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution,MSi foto bersama Waket Fraksi Partai Nasdem DPRD Medan Antonius Tumanggor dan Kepsek SMA St Thomas 2 Medan Drs Nelson Nababan di Studio RCTI,Senin malam.(Ist)
Medan,DP News
Sehabis melaksanakan rutinitas sehari-hari di Kota Medan,Plt Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution,MSi ternyata meluangkan waktunya terbang ke Jakarta menyaksikan langsung malam pengumuman juara Indonesian Idol,Senin malam.
Akhyar ingin melihat dan mendengar langsung pengumuman tersebut dan ternyata orang Medan, Lyodra Ginting keluar sebagai juara 1.Rasa banggapun terlihat di wajah Akhyar Nasution bahkan sesekali tertawa menyaksikan penampilan para penyanyi di malam yang menegangkan tersebut.
Kebetulan Akhyar Nasution duduk satu barisan dengan Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan Antonius Tumanggor dan Kepsek SMA St Thomas 2 Medan Drs Nelson Nababan,tempat Lyodra bersekolah.
Dengan menggunakan tudung kepala dan ulos Karo di bahu,Akhyar pun duduk berbaur dengan para keluarga dan pendukung Lyodra dan tidak seperti par pejabat lainnya duduk di ursi VIP.Akhyar duduk bersama kami di barisan keluarga dan pendukung Lyodra dan di belakang kami,kursi VIP duduk Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting,ujar Antonius.
Kelihatan Pak Akhyar mengikuti dan menikmati acara demi acara sampai pengumuman pemenang juara 1 dan runner up Indonesian Idol.Katanya,lebih bebas dan santai duduk berbaur dengan para pendukung dibanding di kursi VIP.
Saat tiba di arena Studio RCTI pun Akhyar sudah berbaur dengan para pendukung Lyodra dan menyempatkan foto bareng karena sebagian yang menjadi pendukung Lyodra itu yang datang dari Medan,Langkat,Kabanjahe dan daerah lainnya.
Akhyar pun katanya menyapa para pendukung Lyodra yang berusaha menyalaminya dan minta foto bareng.Penampilan Akhyar pun biasa saja dengan santai mengenakan kaos menonton pengumuman pemang Indonesian Idol.
Sebelum acara dimulai kata Antonius sempat berbincang dengan Akhyar tentang pembangunan di Kota Medan termasuk penataan bangunan tua,bekas pusat perbelanjaan modern semasa Belanda di Jalan A Yani serta sektor lainnya.(Rd)