Pasca Staf DPRD Medan Terpapar Covid-9,Hasyim: Tidak Lckdown Cuma Pembatasan Aktivitas...

Medan,DP News

Pasca salah seorang ASN di Sekretariat DPRD Kota Medan meninggal dunia, Jumat 14 Agustus lalu, seluruh pegawai dan anggota DPRD Kota Medan direncanakan akan dilakukan swab test PCR (Polymerase Chain Reaction) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Hari ini kita melayangkan surat ke Tim Gugus Tugas Kota Medan supaya dilakukan swab,” kata Plt Sekretaris DPRD Kota Medan, Alida, kepada wartawan,Minggu (16/8) melalui telepon selularnya.

Terkait dugaan penyebab meninggalnya Linda, Alida, mengaku belum menerima laporan resmi apakah positif Covid-19 atau tidak. “Cuma, kita perlu antisipasi guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Apalagi, salah satu ASN lainnya, Lili Carolina Batubara (Kassubag Persidangan dan Risalah) telah diisolasi karena terpapar Covid-19,” katanya.

Terkait situasi di DPRD Medan, Alida, mengatakan pihaknya tetap berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Pemko Medan dan pimpinan DPRD Medan.

“Rencana lockdown gedung DPRD pun tetap melalui persetujuan pimpinan, setelah koordinasi dengan Tim Gugus Tugas,” ujarnya.

Terkait kabar itu, Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim, membantahnya. “Tidak ada lockdown. Yang ada itu hanya pembatasan aktifitas,” kata Hasyim menjawab wartawan,Minggu (16/8) melalui telepon selularnya.

Hasyim mengatakan, pasca Plt Walikota Medan dinyatakan positif Covid-19, Kantor Walikota Medan sendiri tidak memberlakukan lockdown. “Aktifitas mereka (Kantor Walikota Medan, red) saja tetap berjalan, kok kita pula melakukan lockdown,” katanya.

Dalam pembatasan aktifitas itu, sebut Hasyim, nantinya para Kabag di lingkungan Sekretariat DPRD tetap hadir, sementara para ASN hanya sebahagian saja. “Sebahagian ASN lainnya bisa bekerja dari rumah (Work From Home),” ujarnya.

Selain itu, sambung Hasyim, kegiatan di komisi-komisi berupa rapat dengar pendapat (RDP) agak ditunda dulu. “Kalau jadwal dewan yang telah disusun, seperti paripurna dan reses tetap berjalan, karena itu merupakan aturan undang-undang,” katanya.

Artinya, tambah Hasyim, kegiatan-kegiatan dewan yang telah dijadwalkan Banmus tetap akan berjalan hingga akhir bulan Agustus. Kalau untuk bulan September, kita lihat situasinya dulu,” pungkasnya.(Rd)