Wong Chun Sen Optimis Kesa an 'Kitchen of Asia' Menjadi Ikon Kota Medan

Medan,DP News

Anggota DPRD Medan Drs.Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B mendukung dan mengapresiasi program Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M. membenahi kawasan heritage Kesawan sekaligus menjadikannya pusat kuliner untuk mewujudkan Medan The Kitchen of Asia.

Menurut legislatif yang duduk di Komisi II DPRD Medan ini, akan dilakukan soft launching Kawasan Kesawan City Walk yang merupakan salah satu langkah berarti untuk mewujudkan salah satu program prioritas Pemko Medan ini.

Wong yang juga Ketua UKM IKM Medan ini berharap dan mengajak masyarakat kota Medan dapat mendukung penuh langkah baik Walikota Medan termasuk juga seluruh unsur Forkopimda Pemko Medan.

“ Selama ini kota Medan belum memiliki Ikon yang dapat menjadi kebanggan dan cirri khas kota Medan ketika masyarakat dari luar kota Medan datang berkunjung ke kota Medan, tidak ada yang dapat diingat untuk dibawa pulang,”kata Wong Senin (29/3).

Untuk itu, Wong berharap, pusat kuliner dan UMKM, dapat dihidupkan kembali yang mana pada akhirnya akan memberikan kontribusi pada Pendapat Asli Daerah (PAD)Kota Medan.

Diakui Wong Chun Sen Tarigan, bahwa kerja keras Bobby Nasution untuk membenahi kota Medan perlu di acungkan jempol, mengingat keseriusan nya yang masih berusia muda tersebut telah ditunjukkan langsung setelah dilantik menjadi Wali Kota langsung turun meninjau lokasi yang diketahui rawan banjir dan mengajak SKPD terkait untuk terlibat langsung bersama-sama membenahi kota Medan.

“Kita berharap, program  UMKM  Walikota Meda, dapat mendongkrak lapangan kerja baru dan peluang bisnis bagi masyarakat kota Medan terutama ditengah pandemic Covid-19 saat ini. Sehingga perekonomian masyarakat dapat semakin di tingkatkan,”ujarnya.

Di sisi lain,Wong Chun Sen merasa yakin sebab Kota Medan memiliki aneka kuliner. Bukan saja kuliner asli Sumatera Utara dan Indonesia, namun juga Asia. Semua terkenal lezat dan lezat sekali.

Selain kelezatan itu,hal lain yang dapat menambah nilai kuliner tersebut, yakni mempertontonkan cara memasaknya. Dapur yang dulu di belakang dan tertutup, kini dibuka sehingga orang dapat melihat cara kuliner itu dibuat. Ini akan menjadi entertaiment yang dapat menambah nilai kuliner tersebut. (Rd)