David RG Sinaga: Warga Bingung, Sebaiknya Posko Vaksinasi Covid-19 Hadir di Tingkat Kelurahan

Medan,DP News

Anggota DPRD Medan David Roni Ganda Sinaga banyak mendapat pengaduan dari warga yang hendak ikut vaksinasi Covid-19 sebab selain sistem daftar yang ribet juga lokasinya terlalu jauh dari tempat tinggalnya.

Ditambah lagi, masih banyak masyarakat Kota Medan yang masih gagap teknologi terutama bagi mereka yang hanya bisa menggunakan  fasilitas WhatsApp (WA) ketika hendak mendaftarkan diri untuk Vaksin melalui aplikasi.

Ditengah kebingungan masyarakat tersebut, seharusnya Pemko Medan memberikan solusi agar proses vaksinasi dapat sampai ke seluruh penjuru Kota Medan,ujar David,Senin(26/7).

David Roni,politisi dari Partai PDI Perjuangan ini mengaku banyak menerima telepon dan pengaduan dari warga konstituennya atau juga warga Medan yang mengenalnya yang mengaku tidak tahu jadwal pelaksanaan vaksinasi dan dimana mereka  harus  mendaftar. Kalau di tempat seperti Lanud Suwondo, RSUD dr.Pirngadi Medan atau lokasi lainnya kebanyakan saat pendaftaran Vaksinasi Covid-19, sudah penuh. Selain itu, disamping jauh, dampak situasi pandemi Covid19 saat ini juga membuat warga juga takut jika hendak ker rumah sakit.

Dicontohkannya,warga dari Medan Amplas, baru-baru ini, ada menelepon, ingin di suntik vaksin Covid-19.Lalu saya sarankan mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi online Halo Dokter atau melihat di web Dinas kesehatan atau Satgas Covid, namun warga tersebut mengatakan, mereka sudah melakukan tapi tidak berhasil dan kebingungan.

Untuk itu,David minta supaya Pemko Medan membuka Posko Vaksinasi Covid-19 dari tingkat kelurahan hingga ke tingkat lingkungan.

“Ini sangat perlu agar pelaksanaan Vaksin Covid-19 dapat tersebar sampai ke segala penjuru di Kota Medan. Sehingga Vaksinasi dapat terjangkau oleh masyarakat di daerah mereka masing-masing dan tentunya atas kerjasama para Lurah, Kepling dan Puskesmas setempat yang lebih mengetahui warganya yang belum tervaksin Covid-19. Pendaftaran bisa dilakukan melalui Kepling agar lebih memudahkan warga,”sebutnya

Menurut anggota Komisi IV DPRD Kota Medan ini lagi, bahwa akan sangat mudah bagi warga masyarakat untuk melakukan penyuntikan jika ada dibuka Posko Vaksinasi Covid-19 di kelurahan ataupun di tiap lingkungan. Pemko Medan juga semakin mudah untuk menjaring masyarakat yang hendak di vaksin setelah melewati aturan Prokes.

” Jika ini dilakukan, maka target per harinya tervaksin 10 ribu orang akan tercapai. Jika memang untuk mengejar target agar Vaksinasi Covid-19 dapat memenuhi harapan pemerintah, agar dapat menekan penyebaran dan penularan bahaya Corona Virus Deseases 2019 (Covid-19) di kota Medan ,” terang David Roni G Sinaga.

Di sisi lain,David Roni Ganda Sinaga juga menyarankan agar pemerintah membuat regulasi yakni sertifikat Vaksin Covid-19 yang sudah ada dimiliki oleh warga yang telah usai melakukan Vaksin I dan ke II dapat digunakan ketika hendak bepergian kemana saja.

“Dibuatkan oleh pemerintah, bahwa surat Vaksin dapat menjadi pasword kita jika hendak bepergian kemana-mana,”terangnya.

David Roni G Sinaga, menambahkan lagi, dengan cepatnya meluas proses Vaksinasi Covid-19 ditengah masyarakat secara merata, diharapkan tidak ada lagi PPKM Darurat diberlakukan di Kota Medan.

David Roni Ganda Sinaga juga menghimbau kepada warga masyarakat kota Medan untuk tetap menjaga kesehatan diri dan keluarga dengan meningkatkan imun tubuh dan mengkonsumsi vitamin dan makanan bergizi.

“Selalu pakai masker jika bepergian keluar rumah, hindari kerumunan yang berlebihan, razin mencuci tangan dengan menggunakan sabun, dan untuk sementara membatasi aktivitas diri,” ungkap nya.(rd)