Dilintasi Truk Pengangkut Alat Berat: Jembatan Penghubung Air Joman- Sei Dadap Ambruk

Asahan,DP News

Jembatan penghubung Kecamatan Air Joman Sei Dadap ambruk akibat dilintasi trado pengangkut alat berat.Sejumlah warga masyarakat di Kecamatan Air Joman protes.Untuk itu, masyarakat mendesak pengusahanya harus bertanggungjawab. 

"Ambruknya jembatan yang  menghubungkan Kecamatan Air Joman dan Sei Dadap itu akibat trado melintas dan membawa muatan melebihi tonease.(over kapasitas)", kata Sulaiman didampingi Alfin warga Air Joman, kepada awak media, Selasa (10/8).

Lebih lanjut Sulaiman mengatakan, bahwa persoalan ini telah disampaikan kepada Lurah Binjai Serbangan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Kepala Lingkungan XII.

Dalam pertemuan beberapa waktu lalu yang dihadiri Lurah, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas dan Kepling,pihak pengusaha membuat surat perjanjian dan bersedia memperbaiki jembatan dengan catatan pemasangan bis jembatan dua lobang serta permukaan jembatan dicor beton. Akan tetapi, sepertinya surat perjanjian yang ditandatangani pengusaha itu hanyalah diatas kertas belaka, ketus Sulaiman.

Oleh karena itu, kita minta pengusaha alat berat yang juga merupakan warga Lingkungan VII Kelurahan Binjai Serbangan segera memperbaiki jembatan tersebut. 

Sementara Kepala Lingkungan XII Kelurahan Binjai Serbangan, Muslim  membenarkan ambruknya jembatan tersebut akibat trado pegangkut alat berat melintas dari jembatan tersebut. Kira-kira dua bulan yang lalu kejadian itu, kata Muslim.

Pengusaha alat berat berjanji akan segera memperbaikinya. Diakui Kepling bahwa  perbaikan pembangunan jembatan baru 10 hari dikerjakan. Yang jelas surat perjanjian yang ditandatangani pengusaha itu tidak sesuai dengan kesepakatan. Apalagi pemasangan bis jembatan hanya 1 lobang dan pengecoran belum juga dikerjakan.

"Saya sudah pernah menghubungi pengusaha agar perbaikan jembatan secepatnya dikerjakan, namun pengusaha hanya mengatakan iya, iya aja bang, kata Muslim menirukan.

Di tempat terpisah, Lurah Binjai Serbangan Suwanto, SH, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya membenarkan bahwa ada surat perjanjian pengusaha bersedia memperbaiki jembatan tersebut. 

Hasil musyawarah di Kantor Binjai Serbangan pengusaha bersedia dan bertanggungjawab untuk memperbaiki jembatan penghubung tersebut. 

Kemarin dalam surat perjanjian, pemasangan bis jembatan 2 lobang tetapi saat dicek di lokasi pemasangan bis jembatan hanya 1 lobang bahkan pengecoran belum juga dikerjakan. Surat perjanjian yang ditandatangani itu ada sama kita bang, kata Suwanto.(ZN)