70 Tahun Stadion Teladan: Kali Ini Dibutuhkan Tambahan Anggaran Dari Kemenpora..

Foto:dok/DPN

Medan,DP News

Stadion Teladan yang dibangun 70 tahun lalu butuh perbaikan sarana dan prasarana.Untuk mempercepat pembenahannya, kini pengelolaannya dialihkan ke Dispora yang sebelumnya ditangani Dinas Kebersihan dan Pertamanan.

Selama ini mengalami hambatan karena tidak bisa 'menarik' anggaran dari Kemenpora mengingat pengelolaannya ditangani Dinas KP.

Disusul PSMS ikut menjadi tuan rumah Liga II PSSI maka Stadion Teladan harus dibenahi.PSMS Medan merupakan tim sepakbola kebanggaan warga Kota Medan.Banyak sudah prestasi yang telah ditorehkan tim berjuluk Ayam Kinantan ini, sehingga sempat menjadi salah satu  tim disegani di kancah persepakbolaan Tanah Air, bahkan internasional. Kini, tim yang berdiri sejak 21 April 1950 itu tengah terpuruk dan hanya mampu berlaga di Liga 2. Kondisi ini membuat Wali Kota Medan Bobby Nasution prihatin dan ingin mengembalikan kejayaan tim berlambang daun tembakau tersebut.

Sebagai bentuk perhatiannya, Bobby  Nasution mulai melakukan pembenahan Stadion Teladan melalui OPD terkait. Jika selama ini kewenangan pengelolaan dikelola Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan, kini dialihkan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Hal ini dilakukan Bobby Nasution agar Pemko Medan bisa mendapatkan bantuan anggaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI guna pembenahan Stadion yang selama ini menjadi home base PSMS .

Pembenahan stadion yang dibangun tahun 1951 tersebut menjadi langkah awal Bobby Nasution untuk memajukan kembali prestasi  PSMS. Artinya, orang nomor satu di Pemko Medan juga menaruh concern yang besar sekaligus memiliki cara yang lebih baik dalam upaya mengembalikan PSMS ke kasta tertinggi persepakbolaan di Tanah Air.

"Pengalihan kewenangan dari DKP ke Dispora adalah langkah pertama kita dalam pengelolaan sarana dan fasilitas olahraga di Kota Medan.  Ini sudah kita limpahkan semuanya. Biar pun anggarannya bisa dari Dispora, tapi untuk mendapat bantuan selama ini gak bisa. Artinya, Kemenpora tidak bisa memberikan bantuan ke DKP,” kata Bobby Nasution.

Sebab, terang Bobby Nasution, jika ingin mengajukan perbaikan Stadion Teladan, jelas Bobby Nasution, dapat diajukan ke Kemenpora. Selanjutnya, Kemenpora memberikan anggarannya ke Dispora Kota Medan. “Jadi dengan begitu (Stadion Teladan) bisa kita perbaiki. Ini cara kita agar pengelolaan dan pembenahan Stadion Teladan dapat dilakukan dengan tidak menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD,” ungkapnya.

Upaya yang dilakukan menantu Presiden RI Joko Widodo tersebut, imbuhnya, sebagai bentuk dukungan dalam memajukan dunia olahraga di Kota Medan, terutama PSMS Medan. “Ini kontribusi kita agar PSMS juga dapat bermain dengan nyaman. Untuk itu kita akan selalu support,salah satunya lewat pembenahan Stadion Teladan,”katanya.

Mengingat semakin dekatnya pelaksanaan Liga II PSSI,Komisi IV dan Komisi II DPRD Medan mendukung pembenahan Stadion Teladan dengan merestui penambahan anggaran Rp1,5 M.Anggaran Rp1 M ditangani Dispora untuk perbaikan fisik sedang Rp 500 juta untuk pembenahan lampu sorot stadion dikelola Dinas Kebersihan dan Pertamanan.

Anggota Komisi IV DPRD Medan Hendra DS menyambut baik pembenahan Stadion Teladan tersebut walau di pihak lainnya mengkritisi keberadaan sampah di sekitar Taman Stadion Teladan.

"Kebersihan sekitar Stadion Teladan juga perlu dibenahi agar para tamu nantinya jangan sampai mencium aroma tidakbsedap"ujar Hendra,Senin(18/10).(rd).