Pemko Medan 'Cuci Gudang' di Kebun Bunga : Wiriya Lantik 202 Pejabat Eselon IV....

Medan,DP News

Dua bulan terakhir ini agaknya Pemko Medan terkesan 'cuci gudang'.Untuk bulan Nopember ini saja 329 pejabat 'digeser' diantaranya,Senin (15/11) sebanyak 202 dilantik.Cuma kali ini, pelantikan ini dilakukan Sekda Medan, Wiriya Alrahman di Stadion Kebun Bunga,Senin (15/11).Pelantikan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Wiriya Alrahman mengatakan pelantikan ini sebagai bagian dari manajemen pemerintahan.Artinya Pemko Medan membutuhkan kelembagaan yang kuat guna menyelenggarakan tugas-tugas pemerintahan secara efektif.Oleh sebab itulah pelantikan pejabat di lingkungan Pemko Medan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pembinaan aparatur dan perkuatan struktur organisasi secara berkesinambungan. Sekda juga memandang pelantikan ini merupakan hal yang biasa namun penting dilakukan untuk membangun birokrasi yang efektif.

"Pelantikan ini juga merupakan langkah penting dan strategis dalam rangka meningkatkan kinerja sekaligus penataan aparatur setelah melakukan evaluasi."kata nya.

Sekda juga mengingatkan lima program prioritas Pemko Medan saat ini yakni kesehatan, infrastruktur, pengendalian banjir, heritage dan kebersihan. Oleh sebab itu Sekda berharap seluruh pejabat pengawas yang dilantik hari ini dapat memahami dan menyesuaikan ritme serta saling berkolaborasi.

"Sudah tidak zamanya lagi bekerja secara sporadis secara tidak merata dan mengedepankan ego sektoral, kini saatnya bekerja dengan memperkuat kolaborasi."ujar Sekda.

Sebagaimana diketahui,tanggal 5 Nopember lalu sebanyak 50 pejabat eselon III dan IV dilantik dan kemudian 12 November lalu sebanyak 77 orang sehingga total sampai 15 November tercatat sebanyak 329 pejabat dilantik.

Sementara itu mengenai pelantikan pejabat tersebut,Ka BKD&SDM Zain Noval menyarankan hubungi Kabag Prokopim Arrahman Pane.Dihubungi melalui WhatsApp,Pane tidak menjawab sampai pukul 16.30 WIB sehingga belum bisa diperoleh nama nama 202 pejabat eselon IV yang dilantik.

Kurang diketahui pasti kenapa nama nama tersebut terkesan 'ditutuptutupi' padahal pelantikan sebelumnya bisa dengan cepat diperoleh nama nama pejabat yang dilantik. (rd).