Notification

×

Iklan

Iklan

Kru Pesawat Kargo WN Inggris Dikabarkan Terpapar Omicron,Bobby: Tunggu Pemeriksaan Balitbangkes...

05 Januari 2022 | Rabu, Januari 05, 2022 WIB Last Updated 2022-01-05T15:54:28Z
Foto: Walikota Medan M Bobby Afif Nasution Terima Penjelasan di RS Total Prima,Rabu(5/1)
Medan, DP News                         

Berkembang informasi,seorang kru pesawat kargo,warga negara Inggris positif Covid-19  dirawat di Rumah Sakit Royal Prima.Santer diberitakan sang pasien  disebut-sebut bergejala varian Omicron.

Wali Kota Medan Bobby Nasution  pun langsung mendatangi rumah sakit yang berlokasi di Jalan Ayahanda Medan tersebut, Rabu (5/1 dan langsung menuju lantai lima.Didamping Kadis Kesehatan Medan Taufik Ririansyah kemudian melakukan pertemuan dengan pihak  rumah sakit untuk mengetahui lebih jelas WN Inggris yang positif Covid-19 tersebut.

Setelah itu mendapat penjelasan lengkap,Bobby menjelaskan kepada wartawan mengenai kondisi pasien tersebut.

Dikatakan, sejauh ini belum bisa dipastikan WN Inggris  yang positif Covid-19  bergejala varian Omicron.

“Hasil PCR sudah dikirim ke Balitbangkes Kemenkes RI di Jakarta. Kami masih menunggu konfirmasi varian apa,” kata Bobby Nasution.

Merebaknya isu yang  mengatakan WN Inggris itu bergejala varian Omicron, jelas Bobby,  diduga lantaran negara asal tujuannya saat ini tengah berkembang varian Omicron.

“Sampai saat ini belum bisa kita pastikan pasien Covid-19 ini bervarian apa.Kita masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan Balitbangkes Kemenkes RI di Jakarta,” ungkapnya.

Bobby Nasution menjelaskan, WN Inggris  yang positif Covid-19 bukan pelaku perjalanan wisata, tapi merupakan kru pesawat kargo yang terbang dari Inggris menuju Belgia. Kemudian dari Belgia menuju Singapura, tapi  melakukan arround di Kuala Namu dan menginap satu malam di Hotel Horison.

“Berhubung surat PCR-nya sudah expired, mengharuskan kru pesawat kargo melakukan PCR ulang untuk terbang meninggalkan wilayah Indonesia. Ketika dilakukan test PCR, hasilnya positif. Lantaran WN Inggris, hasil PCR langsung dikirim ke Balitbang Kesehatan di Jakarta untuk mengetahui Covid-19 varian apa,” jelasnya.

Ditegaskan Bobby, WN Inggris itu hanya satu hari saja menginap di Hotel Horison, sebab tujuannya bukan ke Indonsia tapi Singapura, warga negara Inggris itu hanya melakukan arround di Bandara Kuala Namu. “Kru yang lain pesawat kargo itu sudah terbang meninggalkan Kuala Namu, sebab hasil mereka negatif. Jadi pasien ini ditinggal sendiri untuk mengikuti peraturan yang ada di negara kita,” jelasnya.

Apabila hasil pemeriksaan yang dilakukan Balitbangkes RI  ternyata terkonfirmasi positif Omicron, jelas Bobby, walaupun nanti warga negara Inggris sudah negatif masih akan tetap diisolasi selama 10 hari.

Ketika disinggung apakah akan dilakukan tracing terhadap orang-orang terdekat WN Inggris yang positif Covid-19 tersebut, Bobby menjelaskan,  pihaknya mengatakan telah melakukan koordinasi dengan Pemkab Deliserdang, sebab Hotel Horison  masuk wilayah Delisrdang. Dari hasil koordinasi yang dilakukan, ungkapnya, pihak Pemkab Deliserdang  telah melakukan tracing di Hotel Horison.

“Selain Hotel  Horison, tentunya orang-orang terdekat pasien positif Covid-19  yakni rekan-rekannya sesama kru pesawat kargo. Namun tracing tidak dilakukan, sebab hasil PCR yang telah dilakukan  terhadap rekan-rekan sesame kru lainnya negatif sehingga sudah meninggalkan Kuala Namu,” jelasnya.

Sejauh ini, jelas Bobby, WN Inggris yang positif Covid-19 itu masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) dan terlihat sehat tanpa gejala kesehatan lainnya, seperti sesak atau pun batuk. “Kita tetap rawat di rumah sakit guna memastikan Covid-19 varian apa yang dialaminya,” paparnya.

Hingga kini, terang Bobby,  penyebaran Covid-19 di Kota Medan masih bisa dikatakan landau. Beberapa hari kemarin, ungkapnya, penyebaran kasus Covid-19 tidak lebih dari lima, malah sebelumnya dalam beberapa hari kasus penyebaran Covid-19 sampai 0. 

“Ada satu keluarga, suami dan istri serta dua orang anak  yang sempat positif sudah kita karantina secara mandiri serta dijaga dan pantau terus,” jelasnya..

Sementara itu, mengenai informasi lanjutan tentang kondisi si pasien, Sekretaris Satgas Covid-19 M Husni mengatakan masih koordinasi dengan Kadis Kesehatan.Koordinadi dulu dengan Kadis Kesehatan,katanya melalui WhatsApp,Rabu sekitar pukul 22.07 WIB.(rd)

×
Berita Terbaru Update