![]() |
| Foto: Rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Dipimpin Gubsu Bobby Nasution di Aula Raja Inal Siregar,Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No 30, Medan, Jum'at (6/2) |
Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumut Rudy Brando Hutabarat menegaskan perlunya komitmen setiap daerah dalam pengendalian inflasi. Hal tersebut tertuang dalam enam kesepakatan road map Pengendalian Inflasi Sumut menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Keenam kesepakatan tersebut meliputi peningkatan frekuensi gerakan pasar murah, penambahan pasokan daging sapi/kerbau, serta kerja sama dengan produsen daging ayam ras dan telur.
Selain itu, juga direncanakan pengendalian kenaikan tarif administered price, early warning inflasi, serta kerja sama TPID–SPPG agar menu Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak monoton.
"Pasar murah misalnya harus dilakukan di pasar tradisional, bukan di kantor kecamatan, kantor wali kota, karena dampaknya akan berbeda, kemudian tarif air, transportasi, distribusi juga perlu dikendalikan, jangan malah naik saat tekanan inflasi tinggi dan juga kita bersinergi dengan SPPG agar menunya tidak melulu telur, ayam, agar permintaan komoditi ini tidak meningkat,” kata Rudy Brando Hutabarat.
Keenam kesepakatan tersebut disampaikannya dalam Rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Aula Raja Inal Siregar,Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, Jum'at (6/2).
Dalam rapat yang dipimpin Gubsu Bobby Nasution disebutkan sejumlah komoditas yang kerap menjadi penyebab inflasi di Sumut antara lain cabai, cabai rawit, tomat, bawang merah, daging sapi, telur, dan ayam.
Untuk itu,seluruh daerah di Sumut menjaga ketersediaan stok bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri sehingga inflasi tetap terkendali dan harga kebutuhan pokok tidak melonjak.
Berdasarkan data per 2 Januari 2026, inflasi Sumut berada di angka 3,81 persen (yoy), menurun signifikan dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 4,66 persen (yoy).Capaian tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi dalam pengendalian inflasi di Sumut.
Dalam rapat tersebut hadir Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Kajati Sumut Harli Siregar dan Wakil Ketua DPRD Sumut Salman Alfarisi.Rumapea/Redaksi
