Notification

×

Iklan

Iklan




Program 'Merata' Prioritaskan 12 Ruas Jalan Bebas Kabel Udara di Medan

10 Februari 2026
Foto: Plt Kadis SDABMBK Medan Gibson Panjaitan Potong Kabel Udara di Jalan Zainul Arifin,Senin (9/2)
Medan,DP News 

Sebanyak 12 ruas jalan utama atau jalan kolektor ditetapkan sebagai prioritas penataan program Medan Rapi Tanpa Kabel (Merata).Hingga saat ini, pengerjaan di Jalan Dr Mansyur telah rampung sepenuhnya sementara itu, di Jalan Juanda progres pembongkaran telah mencapai sekitar 30 persen dan ditargetkan selesai pada bulan ini.


Selanjutnya,penataan di Jalan Zainul Arifin bakal dimulai pada pekan ini, mencakup pembongkaran tiang dan pemutusan kabel udara. Di Jalan Imam Bonjol, pekerjaan masih berlangsung berupa penggalian serta penyambungan jaringan kabel bawah tanah.


Selain empat ruas jalan tersebut, sejumlah lokasi lain juga masuk dalam daftar penataan, yakni Jalan Bhayangkara, Gaperta, Karya Wisata, Metereologi, GM Panggabean, Kejaksaan, Candi Borobudur, dan Candi Mendut. Pada beberapa ruas tersebut, sebagian jaringan utilitas sudah mulai tersambung ke sistem bawah tanah.


Hal tersebut disampaikan Plt Kadis SDABMBK Medan Gibson Panjaitan saat ditemui di Jalan Zainul Arifin usai melakukan pemotongan kabel dan pembongkaran tiang utilitas secara simbolis sebagai tanda dimulainya penataan di ruas jalan tersebut,Senin(9/2).


Menurut Gibson, program 'Medan Rapi Tanpa Kabel' difokuskan pada pemutusan kabel udara yang dinilai mengganggu wajah kota, pembongkaran tiang utilitas yang tidak lagi berfungsi atau menghalangi ruang publik, serta pemindahan jaringan utilitas ke bawah tanah melalui sistem utilitas terpadu yang telah disiapkan.


Untuk meningkatkan efisiensi, Pemko Medan mengintegrasikan penataan kabel dengan proyek penataan trotoar melalui skema joint program. Tercatat, terdapat enam ruas jalan yang pengerjaan trotoarnya dilakukan bersamaan dengan penurunan jaringan utilitas ke bawah tanah. 


"Langkah ini diambil agar proses penggalian tidak dilakukan berulang kali dan hasil penataan menjadi lebih rapi," ujarnya.


Gibson menambahkan, pemerintah kota optimistis seluruh penataan pada 12 ruas jalan tersebut dapat diselesaikan pada tahun ini. Tantangan utama berada pada lokasi pengerjaan yang mayoritas berada di kawasan pusat kota.


“Karena berada di pusat kota, koordinasi dengan penyelenggara utilitas yang tergabung dalam Apjatel terus kami perketat agar galian lebih rapi, cepat, dan tidak meresahkan masyarakat,” ujarnya.


Sementara itu,pengamatan di lapangan,Selasa(10/2) pengerjaan penanaman kabel masih berlanjut seperti di Jalan Kapten Maulana Lubis.Tim DP/Rumapea/Redaksi

| | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | |