![]() |
| Foto: Walikota Medan Rico Waas Saat Membuka Pasar Murah Sambut Ramadhan 1447 H di Lapangan Warna Warni,Martubungg,Medan Labuhan,Kamis (12/2) |
Menyambut Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447H,Pemko Medan gelar pasar murah tersebar 151 Kelurahan se-Kota Medan dan dibuka Walikota Medan Rico Waas di di Lapangan Warna Warni Martubung, Medan Labuhan, Kamis(12/2).
Pasar murah ini kata Rucp untuk menekan harga kebutuhan pokok di pasaran. Tidak tanggung-tanggung, Pemko Medan menggelontorkan subsidi mencapai lebih dari Rp 4 Miliar untuk memangkas harga kebutuhan pokok agar lebih murah dari harga pasar.
Salah satu komoditas utama yang disiapkan adalah beras, dengan total stok mencapai 430 ton.Jika satu ton beras dibagi dalam kemasan 5 Kg, maka 400 ton saja bisa menjangkau 80 ribu warga.
Tidak hanya itu saja, orang nomor satu di Pemko Medan itu juga memastikan bahwa bahan pokok yang dijual memiliki kualitas yang baik.
"Beras yang kita jual bukan SPHP, tapi beras medium menuju premium. Biasanya Rp.15.000 /kg, sekarang menjadi Rp.11.600,"jelasnya.
Penurunan harga juga berlaku untuk komoditas bahan pokok lainnya, seperti Gula pasir dari Rp18.500 menjadi Rp15.200/ kg, tepung terigu dari Rp10.500 menjadi Rp8.600/ kg, telur dari Rp1.900 menjadi Rp1.350/ butir, kacang tanah kupas dari Rp34.000 menjadi Rp28.600/kg.
Selanjutnya minyak goreng dari Rp20.500 menjadi Rp17.700/ liter, Margarin dari Rp9.500 menjadi Rp6.400/pcs. Sirup berbagai merek juga turun, seperti Sarang Tawon Standard Quality 430 Ml dari harga Rp.18.300 menjadi Rp. 17.000/botol, Sarang Tawon Raspberry 630 Ml dari Rp. 22.000 menjadi Rp. 18.667/ botol, dan Pohon Pinang Standard Quality 520 Ml dari Rp. 21.000 menjadi Rp.19.500/ botol.
Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Medan, Citra Effendi Capah menjelaskan bahwa pasar murah ini digelar di 151 titik selama 30 hari,mulai 12 Februari-12 Maret dengan total subsidi mencapai Rp4.170.656.500.Rumapea/Redaksi
