![]() |
| Foto: Bupati Samosir Vandiko Gultom Bersama Petani Menanam Ben8h Jag7ng di Desa Panampangan, Kecamatan Pangururan, Senin (11/5) |
Kelompok Tani Melati Paristua Desa Panampangan,Kecamatan Pangururan dan Kelompok Tani Tumpang Sari Desa Urat Timur, Kecamatan Palipi masing-masing menerima bantuan 300 Kg bibit jagung untuk areal tanam seluas 40 Ha.Bantuan bibit jagung tersebut merupakan bantuan Pemprovsu melalui Program Kolaborasi Sumut Berkah yang diserahkan Bupati Samosir Vandiko Gultom, sekaligus melakukan penanaman benih bersama petani di Desa Panampangan, Kecamatan Pangururan, Senin (11/05).
Disebutkan,bantuan yang diterima tidak datang begitu saja, melainkan melalui usulan yang disampaikan Pemkab Samosir sesuai kebutuhan petani, kemudian disetujui Pemprovsu.
“Bantuan ini sudah sesuai dengan kebutuhan petani, maka harus ditanam dan dirawat dengan baik. Ini kesempatan yang harus dijaga bersama supaya program seperti ini terus berlanjut ke depan. Semoga bantuan ini membawa keberkahan bagi Sumatera Utara, khususnya masyarakat Kabupaten Samosir,” kata Vandiko.
Dijelaskan, pemerintah menargetkan produktivitas jagung mencapai 10 ton per hektare. Hasil panen nantinya akan ditampung offtaker yang telah disiapkan pemerintah dengan harga sesuai ketetapan pemerintah pusat sebesar Rp5.500 per Kg sehingga petani tidak perlu khawatir terhadap pemasaran hasil panen.
Sementara itu,Kadis Ketapang, Pertanian, dan Perikanan Samosir Tumiur Gultom menjelaskan, selain benih jagung, masing-masing kelompok juga akan menerima pupuk NPK sebanyak 3.000 Kg,5.000 Kg pupuk urea, pestisida 100 paket, serta satu unit alat panen pada tahap selanjutnya.
Ketua Poktan Melati Paristua, Baringin Sitanggang, mengaku bangga dan bahagia atas perhatian yang diberikan Pemkab Samosir. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berguna bagi kemajuan dan kesejahteraan petani.Rumapea/Redaksi
