Notification

×

Iklan

Iklan

Diskusi Pemanfaatan Ruang di Danau Toba, Bupati Toba Usulkan Revisi Sempadan Danau.. .

24 November 2022
Foto: Bupati Toba Poltak Sitorus Usulkan Perubahan Sempadan Dabau Toba Saat FGD di Hotel Santika Dyandra, Kamis(24/11)/Tums
Medan, DP News

Hal tersebut disampaikan Gubernur dalam sambutannya pada Diskusi Kelompok Terarah Perkuatan Kolaborasi Antara Pihak Dalam Mendorong Pengendalian Pemanfaatan Ruang di Danau Toba, yang digelar Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), di Hotel Santika Dyandra Medan, Jalan Raden Saleh, Medan, Kamis (24/11).


Danau Toba sebagai objek pariwisata andalan, sekaligus prioritas utama pembangunan nasional perlu penanganan yang menyeluruh serta kolaboratif, antara pemerintah pusat, provinsi sebagai perwakilannya, serta pemerintahan kabupaten/kota yang bersinggungan langsung dengan pengelolaan kawasan strategis nasional tersebut.


Selanjutnya, kata Gubsu Edy Rahmayadi menilai langkah kolaborasi juga berkaitan erat dengan upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Bahkan dirinya berkonsultasi kepada kepala daerah di kawasan Danau Toba tentang bagaimana mengatasi masalah yang ada, seperti keberadaan ikan Red Devil (ikan merah) yang memangsa bibit ikan mujahir yang selama ini merupakan endemik.


“Sayamendukung upaya semua pihak yang akan melaksanakannya secara transparan. Termasuk aturan-aturan itu, kalau memperhatikan kondisi masyarakat, pasti mereka akan menerima. Karena kalau rakyat tak percaya, tak akan bisa (program) berjalan. Jadi beri mereka kepercayaan, bagaimana sumber daya manusia (SDM) kita tingkatkan,” jelas gubernur.


Sementara itu,Bupati Toba Poltak Sitorus usulkan revisi peraturan terkait sempadan Danau Toba seraya menyampaikan beberapa tantangan yang dihadapi Pemkab Toba terkait sempadan Danau Toba.


Usulan revisi sempadan tersebut disampaikan dalam FGD bertema "Perkuatan Kolaborasi Antar Pihak dalam Mendorong Pengendalian Pemanfaatan Ruang di Danau Toba di di Hotel Santika Premier Dyandra,Kamis,(24/11)..


Sitorus juga mengusulkan agar dilakukan revisi atas Perda Provinsi Sumatra Utara Nomor 1 Tahun 1990 tentang Penataan Kawasan Danau Toba, disesuaikan dengan regulasi terkini yaitu Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 28/PRT/M/2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau. 


Usulan tersebut dimaksud untuk mengakomodir pembangunan dan penataan ruang di Kabupaten Toba yang semakin padat dan berada di sepanjang sempadan Danau Toba.


Forum ini digelar sebagai upaya perlindungan dan penyelamatan Danau Prioritas Nasional sebagai tindak lanjut amanat Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2021 tentang Penyelamatan Danau Prioritas Nasional.


Dalam forum ini, Kementerian ATR/BPN selaku sektor utama ,membahas terkait penyelamatan danau di Sumatra Utara yang jadi prioritas nasional yaitu Danau Toba.


"Danau memiliki nilai strategis di sisi ekonomi, sosial budaya, dan pariwisata. Apabila tercemar akan menimbulkan kerugian baik bagi masyarakat lokal maupun daerah,” ujar Dirjen PPTR Kementerian ATR/BPN, Budi Situmorang.


Danau yang jadi prioritas penyelamatan, katanya, adalah danau yang sudah terancam seperti halnya di Sumatra Utara yaitu Danau Toba.


"Danau ini perlu diselamatkan karena bagian dari aset, yang akan ditinggalkan untuk para generasi penerus di masa mendatang. Negara hadir untuk ini,” katanya.


Selanjutnya disampaikan, untuk melindungi dan melestarikan ekosistem danau dan destinasi pariwisata yang berkelanjutan, perlu adanya penguatan koordinasi dan kerjasama antar pemangku kepentingan dalam hal pengendalian dan penertiban pemanfaatan ruang di Danau Toba. 


Diharapkan, melalui forum FGD ini, segala permasalahan yang timbul dalam upaya penyelamatan danau bisa segera diselesaikan dengan kerjasama dan koordinasi yang baik antar pemangku kepentingan.


Lebih lanjut dijelaskan beberapa upaya dan strategi penyelamatan danau, "Salah satunya adalah dengan membuat instrumen pengendalian pemanfaatan ruang kawasan sekitar dalam rencana tata ruang," sebutnya.Tumpal E/Redaksi


























×
Berita Terbaru Update