![]() |
| Foto: Aksi Gotong Royong Massal di Sekitar Stadion Teladan Sebagai Kandidat Venue Piala AFF U-19,Sabtu(23/5). |
Aksi gotong royong massal mempercepat persiapan Stadion Teladan sebagai salah satu kandidat venue Piala AFF U-19 dipimpin Walikota Medan Rico Waas.Gotong royong massal lintas sektoral guna mempercepat persiapan Stadion Teladan yang akan menjadi kandidat salah satu venue ajang bergengsi Piala AFF U-19, Sabtu (23/5).
Aksi bersih-bersih ini menjadi langkah taktis Pemko Medan dalam menyulap wajah Stadion Teladan yang saat ini masih dalam tahap finalisasi konstruksi agar siap menggelar laga internasional tersebut.Masih ada beberapa bagian stadion yang dalam tahap konstruksi dibersihkan sama-sama di akhir minggu ini.
Aksi gotong royong massal mempercepat persiapan Stadion Teladan sebagai salah satu kandidat venue Piala AFF U-19 dipimpin Walikota Medan Rico Waas.
Dalam aksi gotong royong yang dimulai sejak pagi hingga menjelang siang itu, Rico Waas tampak membaur bersama seluruh perangkat kecamatan, kelurahan, hingga petugas kebersihan. Fokus utama gotong royong kali ini adalah membersihkan sisa-sisa material pembangunan dan mematangkan estetika stadion.
"Hari ini kita menginisiasi gotong royong massal. kali ini kita ajak seluruh perangkat kecamatan dan kelurahan untuk bersama-sama turun ke Stadion Teladan. Karena masih ada beberapa bagian stadion yang dalam tahap konstruksi, kita bersihkan sama-sama di akhir minggu ini," kata Rico Waas.
Dengan kesiapan yang semakin matang, Rico Waas siap membuktikan Medan sebagai tuan rumah yang ramah, aman, dan berstandar internasional.
Turut pula hadir dalam kegiatan gotong royong masal itu unsur Forkopimda Kota Medan, Pimpinan Perangkat Daerah beserta para Camat.
Aksi gotong royong masal itu diikuti unsur Forkopimda Kota Medan diantaranya Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dan Dandim 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo,Pimpinan OPD Camat, Lurah, hingga Kepling.
Mengingat Stadion Teladan berada di jantung kota, Rico Waas menilai aspek keamanan dan kenyamanan penonton membutuhkan sentuhan kerja sama yang tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kekompakan horizontal antarpimpinan ini disebutnya sebagai kunci utama kelancaran acara.Rumapea/Redaksi
