Medan,DP News

Fraksi Partai Amanat Nasional DPRD Medan, menyambut baik dan mengapresiasi disahkannya Perda Baru RTRW  2021-2041.Pendapat Fraksi PAN DPRD Medan yang dibacakan Edwin Sugesti Nasution dalam rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Medan, Hasyim serta dihadiri Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, Wakil Walikota Medan, Aulia ,Selasa (30/11)

Dukungan Fraksi PAN ini sejalan dengan pesatnya kemajuan teknologi dan pertumbuhan penduduk serta tuntutan pembangunan kota menjadi pertimbangan Perda No.13 Tahun 2011 harus dicabut.Karena itu, Fraksi PAN DPRD Kota Medan mendukung pencabutan terhadap peraturan daerah sebelumnya.

Dikatakannya, pencabutan ini dilakukan agar dapat menjawab persoalan yang ada dan mengantisipasi potensi tantangan ke delan.Legal formal pencabutan perda RTRW ini menjadi sangat penting dan harus dilaksanakan dengan konsisten, karena tanpa konsistensi yang tegas dari Pemko Medan.

"Penataan ruang Kota Medan tidak akan menjadi Kota Medan tidak akan menjadi kota yang tertata sesuai dengan visi pembangunan Kota Medan yang akan dituju yakni 'terwujudnya masyarakat Kota Medan yang berkah maju dan kondusif',"tuturnya.

Dikatakannya, mengenai langkah yang harus ditempuh Pemko Medan berkaitan dengan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, sehingga jangan sampai 5 hingga 10 tahun ke depan Kota Medan menjadi tercemar oleh limbah kimia dari industri.

Untuk itulah, sambung Edwin agar penanganan limbah pada masing-masing industri serta penyusunan regulasi tentang pengawasan dan pengendalian lingkungan sesuai dengan undang-undang tersebut.

Masih dalam rapat tersebut, fraksi-di DPRD Medan setuju dengan pengesahan RTRW yang baru dalam mendukung pembangunan di Kota Medan.

Masih dalam rapat tersebut Ketua DPRD Medan Hasyim dan Wali Kota Medan menandatangani pengesahan RTRW tersebut disaksikan Wakil Walikota Medan, Aulia Rachman dan Anggota DPRD Medan.(rd)

Share Berita

Medan, DP News 

Kapolsek Medan Baru AKP Teuku Fathir Mustafa SIK MH berkunjung ke Warkop Jurnalis Medan di Jalan KH Agus Halim, Madras Hulu,Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara,Selasa (30/11/).

Kedatangan Kapolsek Medan Baru yang didampingi Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Martua Manik SH MH disambut baik wartawan yang berada di Warkop Jurnalis Medan.

Pada kesempatan kali ini, Kapolsek Medan Baru AKP Teuku Fathir Mustafa SIK MH ingin menjalin silaturahmi kepada jurnalis Kota Medan bertujuan untuk menjaga sinergitas Polri dan media.

"Untuk dapat hadir disini merupakan suatu hal yang sangat baik, bersilaturahmi dengan rekan rekan wartawan", ujar Kapolsek.

Menurut dia, media merupakan salah satu bagian penting membantu kinerja kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini karena media menjadi jembatan informasi antara kepolisian dengan masyarakat.

"Dengan kunjungan ke Warkop Jurnalis Medan ia berharap untuk kedepannya Polri dan media dapat bekerjasama dengan baik dalam berbagai lini,"ujarnya.(TS)

Share Berita

Medan,DP News

Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan menyoroti besarnya anggaran untuk drainase di tahun anggaran 2022 sebesar Rp 400 miliar lebih. Namun fraksi ini menilai, anggaran tersebut belum mampu menjawab tantangan dalam mengatasi permasalahan genangan air di Kota Medan saat musim hujan.

“Apalagi beberapa hari lalu, ada sekitar 1500 titik genangan air di seluruh wilayah Medan tergenang air dalam waktu beberapa jam Medan diguyur hujan,” kata Sekretaris Fraksi P Demokrat DPRD Medan Ishaq Abrar M Tarigan, S.Ip ketika pendapat fraksinya terhadap Ranperda Kota Medan tentang RAPBD tahun 2022, Selasa (30/11) di ruang paripurna DPRD Kota Medan.

Di sisi lain kata pria yang akrab dipanggil Abrar ini, Demokrat mengapresiasi permohonan maaf Wali Kota Medan Bobby Nasution terhadap permasalahan genangan air. Fraksi ini berharap permohonan maaf itu bukan sekedar lip service. Karena yang dibutuhkan masyarakat adalah solusi konkrit pemko mengatasi persoalan tersebut.

Selain itu, Demokrat juga menyinggung tentang penggunaan dana kelurahan tahun 2022 yang diharapkan berjalan maksimal dan tepat sasaran. Agar dana tersebut dapat memberi manfaat bagi seluruh masyarakat, bukan segelintir kelompok. Hendaknya dana tersebut bisa digunakan  untuk perbaikan drainase, pembuatan jalan setapak, sumur bor dan untuk pemberdayaan masyarakat kurang mampu agar bisa berdikari.

“Tapi kami (Demokrat), mendorong Pemko Medan terus memperluas wilayah E-Parking di tahun 2022. Karena ini salah satu cara dan upaya memperkecil kebocoran dari sektor retribusi parkir.

Hal yang masih menjadi catatan serius bagi Demokrat terhadap RAPBD 2022 ini tentang anggaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah yang menurun dari tahun sebelumnya. Karena dianggap tidak sinkron dengan komitmen pemerintah saat pengesahan Perda tentang penyelenggaraan Perpustakaan. Lewat Perda tersebut, pemko berkomitmen memajukan perpustakaan agar masyarakat siap dalam menghadapi persaingan global dalam ilmu pengetahuan.

Meski banyak kritikan berupa catatan dan melihat RAPBD tahun 2022 masih belum semuanya mengakomodir keinginan masyarakat, namun demi kelangsungan pembangunan Kota Medan, maka Fraksi P Demokrat menyetujui  Ranperda Kota Medan tentang RAPBD tahun 2022 sebesar Rp. 6.673.207.732.441, disahkan dan ditetapkan menjadi Perda.(rd)



Share Berita

Medan,DP News

Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution mengapresiasi pimpinan dan segenap anggota DPRD Medan khususnya kepada Badan Anggaran dengan TAPD yang membahas dengan cermat dan teliti RAPBD Tahun 2022.Ranperda Kota Medan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah menjadi Perda Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Medan Tahun Anggaran 2022 disahkan dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Medan, Hasyim, Selasa (30/11).

Sebagai APBD 'Rakyat' sebut Bobby diharapkan mampu mengatasi masalah pembangunan kota yang dihadapi secara lebih optimal dari sebelumnya, sehingga masyarakat kota dapat merasakan dampak positif yang lebih nyata khususnya terhadap kesejahteraan secara berkelanjutan.

Dilanjutkan Bobby, tentunya selain merakyat juga APBD 'Sehat', maka TA 2022 yang disetujui bersama menunjukan Kota Medan saat ini memiliki kemandirian keuangan daerah yang terus meningkat, sebab pendapatan daerah 50 persen bersumber dari PAD, disamping rasio belanja pegawainya yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan belanja barang/jasa dan modalnya yang menunjukan bahwa sebagian besar belanja daerah.Nantinya dialokasikan untuk program-program pembangunan kota yang memberikan manfaat luas kepada masyarakat.

Sebelumnya, fraksi-fraksi DPRD Medan dalam rapat paripurna menyetujui Ranperda Kota Medan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah menjadi Perda Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Medan Tahun Anggaran 2022, dengan perincian Pendapatan Daerah Rp6.373.207.732.441.00,-, Belanja Daerah Rp6.673.207.732.441,00

Sementara etua Fraksi PAN DPRD Medan, Sudari mengatakan Pemko Medan harus menetapkan peruntukan ruang dalam kota penerapan ruang terbuka hijau sebagai paru-paru kota dan keindahan, fungsi pengembangan ekonomi dan investasi masyarakat yakni pusat bisnis, industri dan hiburan.Dalam pelayanan masyarakat seperti sekolah dan rumah sakit serta fungsi sekolah, rumah sakit khusus untuk Medan Utara rumah sakit type C, puskesmas dan peningkatan pelayanan di RSU dr Pirngadi Medan serta penataan lalu lintas.

Sementara itu, pandangan atau pendapat dalam pengesahan juga disampaikan Dedy Aksyari Nasution Anggota Fraksi DPRD Medan, meminta agar Kadis PU Kota Medan agar profesional dalam memperbaiki insfrastruktur dimana untuk Anggaran Tahun 2022 sebesar Rp1 Trilyun.

Tentunya permasalahan jalan, sistem drainase dan jembatan dapat terealisasi sehingga ke depannya masalah genangan air dan banjir akibat sungai meluap dan banjir Rob di Medan Utara dapat terselesaikan.Masih dalam pandanganya, Fraksi Gerindra juga kinerja Kadis Perkim Kota Medan, terkait rencana pembayaran ganti rugi kepada masyarakat yang daerahnya masuk dalam ruang terbuka hijau.(rd).


Share Berita

Asahan,DP News

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution, MSi, mengambil Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan Tahun 2021. Acara digelar dii Aula Melati Kantor Bupati setempat, Selasa (30/11).

Pengambilan sumpah/janji dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kadis Pendidikan Kabupaten Asahan, Kepala BKD Kabupaten Asahan dan PNS yang akan diambil sumpah/janjinya.

Kepala BKD  Asahan Nazaruddin Siagian, SH, mengatakan tujuan diambil sumpah/janji PNS adalah untuk memenuhi ketentuan peraturan yang berlaku, agar para PNS yang baru diangkat mentaati kewajiban dan/atau tidak melakukan larangan yang ditentukan yang diikrarkan dihadapan atasan yang berwenang menurut agamanya masing-masing dan untuk menjamin agar setiap PNS melaksanakan tugas negara yang dipercayakan kepadanya dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh keikhlasan, kejujuran dan tanggung jawab.

Peserta yang akan diambil sumpah/janji yaitu PNS sebanyak 276 orang dengan rincian berdasarkan tahun formasi, CPNS formasi tahun 2018 sebanyak 234 orang dan Dokter/Bidan PTT Tahun 2019 sebanyak 42 orang, kata Nazar.

Berdasarkan agama, untuk Agama Islam 211 orang, Agama Kristen 64 orang dan Agama Budha 1 orang. Berdasakan golongan, untuk Golongan Ruang II/a 26 orang, Golongan Ruang II/c 50 orang, Golongan Ruang III/a 168 orang dan Golongan Ruang III/b 32 orang.

Sementara Sekda Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution, MSi, menyampaikan pidato Bupati Asahan H. Surya, BSc yang mengatakan pelaksanaan pengambilan sumpah/janji PNS ini merupakan ketentuan yang diatur pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, bahwa setiap calon PNS  yang diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil wajib mengucapkan sumpah/janji.

"Sumpah/janji yang saudara ucapkan hari ini merupakan bentuk kesanggupan dan kesungguhan saudara dengan bersaksi kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalani tugas dan tanggung jawab sebagai PNS sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku," ucap Sekda.

Sekda berharap, dengan diucapkannya sumpah janji yang saudara baru laksanakan, membuat saudara memiliki tekad kuat untuk turut serta mensukseskan terwujudnya visi misi Pemerintah Kabupaten Asahan yaitu masyarakat asahan sejahtera yang religius dan  berrkarakter, harap John Hardi.

Dikatakan John, bahwa seorang PNS adalah seorang ASN, yang diharapkan dapat bertindak secara profesional dan proporsional dalam tanggung jawab masing-masing, moralitas terjaga, efektif atau berdaya guna, produktivitas tinggi dengan kualitas yang tinggi pula, transparan serta akuntabel, menjauhi segala macam bentuk KKN

"Oleh karena itu, apa yang diucapkan pada saat pengambilan sumpah/janji tadi dapat saudara-saudara hayati, pahami dan dilaksanakan dalam melaksanakan tugas sehari-hari," kata Sekda

Dikesempatan ini Sekda Kabupaten Asahan menyerahkan SK secara simbolis kepada PNS yang diambil sumpah/janjinya.(ZN)

Share Berita

Medan, DP News

Ini kejadian aneh tapi nyata di Sei Putih Barat dimana Calon Kepling memverifikasi diri sendiri dan calon Kepling lainnya.Calon Kepling tersebut merupakan petahana di Lingkungan VIII yang kembali mencalonkan diri.Dan anehnya lagi, verifikasi diri sendiri dan calon lainnya ini terkesan mendapat 'restu' dari Seklur Sei Putih Barat.

Sementara itu, Sekretaris Lurah Sei Putih Barat Syahrul Hasugian saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon WhatsAap nya mengatakan, penyerahan berkas calon Kepling VIII atas nama Sudjono F.N Mahulae ST, mereka terima pada pukul 14.00 WIN.Sementara berkas para calon Kepling di Kelurahan Sei Putih Barat harus sampai ke Kantor Camat Medan Petisah pada pukul 15.00 WIB. Jadi mana mungkin berkas kepunyaan Sudjono dapat saya periksa. Namun begitu, keseluruhan berkas Kepling yang masuk tetap kami bawa ke Kantor Camat," tuturnya,Selasa(30/11).

Syahrul juga menyebut, apa yang dikatakannya ini sesuai dengan bukti tertulis yang mereka terima.Saya berbicara sesuai dengan data yang ada,katanya.

Namun keterangan Seklur Syahrul ini dibantah Sudjono F.N Mahulae, kapada wartawan mengungkapkan bahwa dirinya bersama temannya Junjungan Manurung mengantar berkas tersebut pukul 11.00 WIB ke Kantor Lurah Sei Putih Barat. 

"Saya sangat menyayangkan pernyataan Seklur tersebut. Untuk menjaga perpecahan dan kesalah pahaman diantara warga, kami sepakat untuk pembatalan kedua nama Calon Kepling VIII.

Peraturan Walikota (Perwal) Medan No.21 Tahun 2021 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan di Kota Medan, harus menjadi acuan bagi masyarakat maupun lurah, pada saat proses pengangkatan Kepala Lingkungan(Kepling).

Dimana proses penjaringan calon Kepling VIII, Kelurahan Sei Putih Barat Medan Petisah, kondisinya saat ini terkesan "carut marut". 

Hal ini mendapat reaksi keras dari Sekretaris Komisi I DPRD Medan Habiburrahman. Menurutnya, Panitia Pelaksana (Pansel) pemilihan Kepling tersebut yang  diketuai Sekretaris Lurah(Seklur), harus menjalankan mekanisme sesuai dengan Perwal No.21 tahunn 2021 tersebut.

"Kalau memang ada dugaan manipulasi data dukungan masyarakat terhadap calon Keplling VIII, yang dilakukan oknum Seklur, diharapkan Wali Kota Medan Bobby Nasution segera mengevaluasinya," tegas Habib.

Sambung Habib lagi, berdasarkan surat aduan warga yang diterimanya menyebutkan bahwa, Sekretaris Lurah (Seklur) memberi keleluasaan kepada Kepling VIII B.P Aritonang untuk memverifikasi data calon Kepling VIII atas namanya sendiri.

"Sedangkan calon Kepling yang diajukan oleh warga atas nama Sudjono F.N Mahulae ST, yang memverifikasinya Kepling B.P Aritonang juga. Hal ini diketahui oleh Seklur. Dan itukan itu sudah menyalahi Perwal No.21," tandasnya.

Habib juga menambahkan, salah satu syarat calon Kepling ialah, calonnya merupakan warga yang menetap selama 2 tahun di lingkungan tersebut. "Apabila kurang dari 2 tahun berdomisilinya, dirinya tidak berhak dipilih sebagai Keplling," terangnya.

Perlu diketahui, untuk kebenaran persoalan ini, Lurah Sei Putih Barat Deny Mukhtar Zebua saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, kalau pemilihan Kepling ditangani sepenuhnya oleh Sekretaris Lurah. "Saya tidak mengetahui bagaimana proses pemilihan Kepling yang sudah berjalan. Jadi saya tidak bisa memberikan tanggapan," ucapannya.

Dan hingga berita ini diturunkan, Camat Medan Petisah, tidak dapat dihubungi wartawan melalui telepon WhatsAap nya terkait masalah pemilihan Kepling VIII tersebut.

Permasalahan ini sudah dilaporkan warga kepada Walikota Medan melalui surat yang ditembuskan ke DPRD Medan dan Kabag Tapem Pemko Medan.(rd)

Share Berita


Asahan,DP News

Bupati Asahan H. Surya, BSc menghadiri acara revitalisasi pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di lingkungan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kisaran. Acara digelar, Selasa (30/11/2021) di Aula Kantor KPKNL Jln. Prof. HM. Yamin no. 47 Kisaran.

Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kisaran Agus Budianta, SE, MM, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Bupati beseeta unsur Forkopimda pada acara pencanangan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi.

Agus menyampaikan harapannya kepada Bupati dan unsur Forkopimda untuk sama sama bersinergi dalam mewujudkan Kabupaten Asahan menjadi Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), harap Agus.

Pencanangan zona integritas yang di laksanakan di Kantor KPKNL hari ini merupakan wujud keseriusan dalam menciptakan Kantor KPKNL menjadi kantor yang bebas Korupsi, ucap Agus.

Dalam kesempatan itu, Bupati Asahan H. Surya, BSc, mengucapkan selamat sekaligus mendukung atas diselenggarakannya revitalisasi pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di lingkungan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang  (KPKNL) Kisaran.


"Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Asahan mengucapkan selamat atas pencanangan WBK dan WBBM di lingkungan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Kisaran pada  merupakan momen yang sangat  penting serta menjadi semangat bersama untuk mewujudkan kelembagaan KPKNL semakin professional, berintegritas, bekerja keras, berkomitmen dan bekerja sehingga mampu menjadi pilar reformasi birokrasi yang saat ini menjadi tuntutan publik," kata Bupati. 

Pembentukan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bersih dan Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Malayani (WBBM) merupakan program Kementerian PANRB yang memiliki tujuan untuk mengajak seluruh badan atau lembaga pemberi layanan publik untuk turut serta menciptakan kepercayaan publik yang tinggi dengan kinerja bersih dan terbebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). 

Pembentukan zona integritas menjadi indikator penting bagi tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan yaitu mengembangkan lembaga pemerintahan yang efektif, akuntabel dan transparan pada semua tingkatan, kata Bupati.

"Kami  juga telah berkomitmen membangun zona integritas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mendukung reformasi birokrasi, ASN yang melayani dan professional serta bebas dari KKN. Saya juga berharap momentum hari ini akan semakin menguatkan komitmen kita dalam membangun zona integritas," pungkasnya.

Bupati menyampaikan harapannya agar dalam melakukan pelayanan, lebih taat aturan, transparan, akuntabel dan lebih banyak memperhatikan kebutuhan masyarakat apalagi di tengah vandemi covid 19 yang tengah melanda negeri kita tercinta  ini, untuk mewujudkan hal tersebut kita harus mampu memberikan pelayanan terbaik melebihi apa yang menjadi harapan masyarakat.

Acara diakhiri dengan Penandatangan Piagam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Oleh Bupati Asahan, Kepala Kanwil DJKN Tedy Syandriadi, Ketua PN Kisaran Nelson Angkat, SH, MH, Kepala Kejaksaan Negeri Asahan Aluwi, SH, Kapolrea Asahan, Dandim 9208/AS,Kepala Badan Pusat Statistik Minda Flora Ginting, Kepala KPP Pratama Maman Surachman, Pimpinan Bank Sumut Fadli, Ketua STMIK Royal Wan Maariatul Kifti, SE, MM.

Dalam kesempatan itu, hadir Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sumut Tedy Syandriadi, Kepala Kantor KPKNL Kisaran Agus Budianta, SE, MM, Kajari Asahan, Ketua PN Kisaran, Kapolres Asahan ( Mewakili), Dandim 0208 /AS (Mewakili),Kadis Kominfo, Kepala DPKAD,  Kepala BPS Kisaran, Kepala Bank Sumut Cabang Kisaran dan undangan lainnya.(ZN)

Share Berita

Medan,DP News

Polda Sumut laksanakan operasi cipta kondisi dengan sandi Operasi Kancil Toba 2021.Selama 20 hari digelar operasi yang dimulai sejak 22 Oktober sampai 11 Nopember 2021, sebanyak 147 tersangka dari pengungkapan 129 kasus.

Sementara barang bukti yang diamankan sebayak 87 kenderaan roda dua dan 4 roda empat (mobil) berbagai jenis, alat-alat yang digunakan untuk mencuri kenderaan seperti kunci duplikat, Letter T, obeng, tang, gunting dan lain-lain.

Selain itu, 12 BPKB (Buku Pemilik Kenderaan Bermotor) , 22 lembar STNK dan uang Rp.1,5 juta.

Dirreskrimum Poldasu Kombes Tatan Dirsan Atmaja didampingi Kabid Humas Poldasu Kombes Hadi Wahyudi kepada wartawan, mengatakan, operasi Cipta kondisi dengan sandi Operasi Kancil 2021 digelar untuk meminimalisir tindak kejahatan kenderaan bermotor diwikayah Sumatera Utara, Senin (29/11)

“Selama 12 hari gelaran operasi, target operasi 6 Satwil prioritas 78 target semuanya terpenuhi, dengan jumlah tersangka sebanyak 147 orang, barang bukti yang disita 87 kenderaan bermotor lengkap dengan alat yang digunakan untuk mencuri,” jelas Tatan.

Operasi Kancil Toba 2021, sebut Tatan dipimpin Kasubdit Jahtanras Ditreskrimum Poldasu Kompol Revi Nurvelani.

Dalam pelaksanaan operasi ini, sambungnya, ada 6 Polres Prioritas yakni penilaian dari tingginya kasus pencurian dan perampokan kenderaan bermotor dan 20 Polres imbuhnya.

“Dari 147 orang tersangka diantaranya ada yang residivis dan ada yang harus dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kakinya karena berusaha melakukan perlawanan. Ada eksekutor dan penadah,” ujarnya.

Kepada warga yang merasa kehilangan, ungkap Kabid Humas Poldasu Kombes Hadi Wahyudi, agar mendatangi kantor polisi setempat dengan membawa kelengkapan surat-surat kendaraan kata Hadi.

Untuk mempermudah informasi, sebut Hadi, pihak Poldasu akan membuat Hotline atau nomor kontak yang bisa dihubungi.

“Poldasu siap untuk membantu,” kata Kombes Hadi Wahyudi menambahkan, Polres Binjai sudah ada yang mengembalikan 2 kenderaan kepada pemiliknya. (TS)

Share Berita


Medan, DP News 

Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, mengatakan penyerapan anggaran pemerintah daerah tetap sesuai aturan yang berlaku.Untuk itu, menurutnya perlu memperkuat peran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Ekonomi Nasional (PEN) yang terdiri dari inspektorat, APH, dan BPKP untuk akselerasi penyerapan anggaran serta mencegah terjadinya penyimpangan.

"Bupati atau wali kota perlu berperan aktif dalam akselerasi anggaran. Kita akan dorong itu karena tahun anggaran 2021 tinggal satu bulan lagi. Dengan begitu kita harapkan tidak terjadi penyimpangan karena kita mengerjakannya bersama-sama," katanya saat menghadiri Rapat Asistensi Pengelolaan Keuangan Terkait Percepatan Penyerapan Anggaran dan Evaluasi PPKM di Medan, Senin (29/11)

Diketahui, penyerapan anggaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara hingga memasuki akhir November 2021 diklaim sudah mencapai 72,9 persen dan menempati urutan kedelapan secara nasional.

"Saat ini Sumut nomor delapan dalam penyerapan anggaran dari 34 provinsi di Indonesia. Sudah 72,9 persen," ungkap Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

Gubsu menerangkan, serapan anggaran belanja Sumut hingga November 2021 ini lebih tinggi daripada realisasi anggaran pada 2020 yang hanya mencapai 55 persen.

"Tahun lalu kita di posisi 20 pada akhir tahun dengan serapan 50 persen, sekarang kita meningkat ke posisi delapan dengan 72,9 persen. Ada peningkatan sekitar 22 persen," terangnya

Ia mendorong masing-masing pemerintah daerah di Provinsi Sumatera Utara untuk menggenjot serapan anggaran hingga Desember 2021.

"Tahun ini pastinya lebih baik dari tahun kemarin. Kita optimalkan karena kalau di akhir tahun ini tidak diserap, berarti uang dikembalikan ke negara," pungkasnya.(TS)

Share Berita

Medan,DP News

Sumut mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Hari Rempah Nasional.Untuk itu, masyarakat Sumut diminta mendukung Forum Bisnis dan Ekspo Rempah Indonesia atau Indonesia Spices Bussiness Forum & Expo (ISBFE) 2021 yang akan dilaksanakan di Parapat, Simalungun, 10 – 12 Desember mendatang.

Hal itu disampaikannya Nawal Lubis usai penobatan Duta Penerus Rempah 2021 di Museum Bahari, Jalan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (28/11). “Kita diberi kehormatan sebagai tuan rumah Hari Rempah Nasional yang pertama kali diadakan, mari kita dukung kegiatan tersebut, ini merupakan kebanggan bagi Sumut,” kata Nawal.

Menurut Nawal, membangkitkan kejayaan rempah tidak hanya sekadar slogan belaka, banyak aspek yang menjadi pengungkit untuk mengangkat kembali kejayaan rempah. Salah satunya melalui kegiatan forum bisnis dunia tersebut.

“Pada hari rempah nanti akan dipertemukan para pelaku usaha (produsen) dan pelaku bisnis rempah untuk pengembangan dan peningkatan nilai tambah, serta daya saing tanaman rempah, dari sektor hulu, dan sektor hilir,” kata Nawal.

Nawal juga mengajak masyarakat senantiasa menggunakan bumbu rempah asli Indonesia. Dengan memanfaatkan kearifan lokal tersebut juga dapat menarik minat masyarakat mancanegara mengkonsumsi makanan khas Indonesia.

“Setidaknya kita meningkatkan penggunaan bumbu rempah yang sehat dalam memperkaya cita rasa kuliner Indonesia, yang kaya akan cita rasa spesifik, akhirnya dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional,”ujar Nawal.

Meski begitu, mengembangkan rempah tidak mudah. Banyak kendala yang dihadapi. “Berbagai kendala mereka hadapi untuk mempromosikan hasil produk mereka salah satunya adalah masalah biaya, momen hari rempah ini adalah peluang bagi mereka untuk mengekspresikan hasil produksinya,” ujar Nawal.

Pada kesempatan tersebut, Yogie Permana asal Bengkulu dan Moja Rasya Alifia asal DKI Jakarta dinobatkan sebagai Duta Penerus Rempah Indonesia 2021. Duta Penerus Rempah ini nantinya memiliki tugas mengenalkan berbagai keragaman rempah nusantara kepada masyarakat, baik secara daring maupun luring.

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Olahraga, Seni dan Budaya Maritim, Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi Kosmos Harefa mengatakan kegiatan di Parapat itu momentum menunjukan kekuatan bangsa. Sehingga masyarakat bisa berbangga terhadap potensi dan sumber daya alam Indonesia.

“Apalagi kita saat ini memiliki kegiatan Indonesia Spice up the World, sebagai kegiatan diplomasi Indonesia untuk dunia, khususnya untuk menunjukkan kekuatan sumber daya alam kita yang memang dahulu diperebutkan bangsa asing,” ujar Kosmos.(rd)

Share Berita

Medan, DP News

Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengikuti kegiatan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2022 secara virtual dari Ruang Command Center Kantor Wali Kota, Senin (29/11).  

Kegiatan Penyerahan DIPA dan Buku Daftar Alokasi TKDD Tahun 2022 yang dilakukan secara luar jaringan dan dalam jaringan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara ini  turut dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin, Pimpinan Lembaga-lembaga Negara, para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se-Indonesia.

Didampingi Wakil Wali Kota, Aulia Rachman dan para Asisten Setdako Medan, Bobby Nasution memperhatikan dengan sungguh-sungguh arahan dari Presiden.

Dalam arahannya, Presiden mengingatkan tentang keharusan tetap mewaspadai pandemi yang belum berakhir. Tahun 2022, sebut Presiden, pandemi COVID-19 masih menjadi ancaman dunia dan juga Indonesia. Selain varian lama, di beberapa negara telah muncul varian baru, Varian Omicron yang harus menambah kewaspadaan.

"Antisipasi dan mitigasi perlu disiapkan sedini mungkin agar tidak mengganggu kesinambungan program reformasi struktural yang sedang kita lakukan, serta program pemulihan ekonomi nasional yang sedang kita laksanakan. Dan menghadapi ketidakpastian tahun 2022, kita harus merancang APBN Tahun 2022 yang responsif, yang antisipatif, dan juga fleksibel. Selalu berinovasi dan mengantisipasi berbagai perubahan yang terjadi dengan tetap menjaga tata kelola yang baik," ucap Presiden.

Presiden menyebutkan,

APBN Tahun 2022 memiliki peran sentral. Sebagai presidensi G20, Indonesia harus menunjukkan kemampuan dalam menghadapi perubahan iklim, terutama dalam pengurangan emisi dan gerakan perbaikan lingkungan secara berkelanjutan.Harus ditunjukkan aksi nyata, komitmen pada green dan sustainable economy.

Selain itu, lanjut Presiden, APBN Tahun 2022 juga harus mendorong kebangkitan ekonomi nasional dan mendukung reformasi struktural.Presiden pun mengingatkan agar fokus pada enam kebijakan utama. Yang pertama, melanjutkan pengendalian COVID-19 dengan tetap memprioritaskan sektor kesehatan. Kedua, menjaga keberlanjutan program perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu dan rentan. Ketiga, peningkatan SDM yang unggul. Keempat, melanjutkan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kemampuan adaptasi teknologi. Yang kelima, penguatan desentralisasi fiskal untuk peningkatan dan pemerataan kesejahteraan antardaerah. Keenam, melanjutkan reformasi penganggaran dengan menerapkan zero-based budgeting agar belanja lebih efisien.

"Sekali lagi, di tahun 2022 kita harus tetap mempersiapkan diri menghadapi risiko pandemi COVID-19 yang masih membayangi dunia dan negara kita, Indonesia. Ketidakpastian bidang kesehatan dan perekonomian harus menjadi basis kita dalam membuat perencanaan dan melaksanakan program," tandas Presiden.(rd)

Share Berita

L

Medan,DP News

Walau sempat alot,akhirnya Tim Pansus RTRW DPRD Medan sepakat untuk disahkan dalam Rapat Paripurna DPRD Medan.Sebelumnya rapat  dengan Bappeda dan Bagian Hukum Pemko Medan berlangsung alot saat pembahasan pembahasan Pansus RTRW untuk disetujui ke Rapat Paripurna Selasa (30/11) besok.

Dalam rapat yang dipimpin Dedy Aksyari dan Hendra DS selaku Ketua dan Wakil Ketua Pansus DPRD Medan, anggota Pansus DPRD Medan, Antonius Tumanggor sempat mempertanyakan hasil persetujuan dari Kementerian ATR tidak disampaikan termasuk peta Ruang Terbuka Hijau (RTH).

"Sebelum rapat dimulai, itu sudah disampaikan kepada kami selaku Tim Pansus DPRD Medan," ucap Antonius dalam rapat yang berlangsung di Ruang Banmus DPRD Kota Medan, Senin (29/11).

Antonius juga menanyakan konsep kawasan lindung, karena diketahui di Medan Utara khusus Belawan ada hutan mangrove apakah itu masuk dalam kategori hutan lindung.Belum lagi, permasalahan penataan wilayah ini tidak diketahui bila peta perencanaan tidak diketahui lokasi mana saja yang masuk RTH.Dimana ada beberapa aitem yang perlu disampaikan oleh pihak Bappeda termasuk kategori jalan.

Masih dalam rapat tersebut, Daniel Pinem yang anggota Pansus DPRD Medan, menjelaskan kenapa ini harus diketahui tentang peta RTH tersebut. Ini terkait adanya permasalahan pengaduan warga yang lahannya masuk dalam RTH.Akibat masuk dalam RTH, rumah dan lahan tidak bisa dijual. Bahkan saat pembayaran pajak bertambah mahal sehingga inilah menjadi permasalahan," ucapnya sembari siap menunjukan bukti yang dimaksud dalam rapat yang dihadiri oleh Kepala Bappeda Kota Medan, Benny.

Sementara itu Paul Mei Anton mengatakan kalau kita tidak tahu pemetaan, khawatir ini akan menjadi masalah khususnya mengenai RTRW Ranperda 2021 hingga 2041. Hal yang sama pun disampaikan Edwin dan Renville dalam rapat tersebut.

Menyikapi Kepala Bappeda Kota Medan, Benny menyampaikan nantinya permasalahan peta maupun draft dari Kementerian ATR akan diserahkan kepada anggota Tim Pansus. Sedangkan masalah ganti rugi lahan warga yang masuk kawasan RTH bisa melaporkan dan segera mengganti rugi lahan warga yang dimaksud.Mengenai rincian ganti rugi nanti langsung dilakukan oleh Tim KJPP, berapa nilai yang akan dibayarkan,"ujarnya.

Setelah adanya penjelasan langsung dari Kepala Bappeda maka langsung disetujui para seluruh tim pansus DPRD Medan mensahkan dalam rapat paripurna.Terpisah Ketua Tim Pansus DPRD Medan, Dedy Aksyari menjelaskan bahwa pembahasan ini sempat tertunda selama dua tahun, faktornya karena Covid19.Dimana dengan adanya persetujuan dari Kementerian ATR, maka bisa disahkan dalam rapat paripurna pada Selasa (30/11).Untuk persetujuan subtansi di Kementerian ATR itu juga dua tahun. Dan baru keluar sekitar 16 November 2021 kemarin," ucapnya.(rd)

Share Berita


Asahan,DP News

Pemkab  Asahan dukung program pencanangan Kampung Literasi Teladan Tahun 2021. Kegiatan dilaksanakan di Taman Bacaan Masyarakat(TBM) Ridha jalan K.H.Agus Salim GG.citra No.20 Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Senin (29/11).

Bupati Asahan diwakili Kadis Pendidikan H.Supriyanto, Camat Kisaran Timur yang diwakili Sumarmo, perwakilan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Utara Suriadi S.Sos, M.Si., Ketua Forum Taman Membaca Sumatera Utara Ismail Kong, tokoh masyarakat Evi Irwansyah Pane, perwakilan dari Kajari Yusron Malau, dan perwakilan dari Lion Club Kisaran.

Pogram Pencanangan Kampung Literasi Tahun 2021 merupakan Program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tahun 2021 dan TBM Ridha salah satu TBM yang meraih program pusat tersebut untuk Sumatera Utara.

Kepala Dinas Pendidikan H.Supriyanto, pada kegiatan ini menuturkan, atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada TBM Ridha yang telah bekerja keras selama ini, sehingga TBM Ridha dapat memperoleh program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk Pencanangan Kampung Literasi Tahun 2021, kata Supriyanto.

“Ini merupakan suatu kebanggaan bagi Kabupaten Asahan, apalagi untuk Sumatera Utara hanya Kabupaten Asahan yang dapat program dari Kementerian tersebut,”. ucap Supriyanto.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, Supriyanto mengucapkan terima kasih dan selamat kepada TBM Ridha dan berharap semoga ini bisa menjadi trigger penggerak kepada PPDP MTBM yang lain.

“Hal ini tentunya membuat ibu Ridha dan suami menjadi salah satu orang yang yang bermanfaat bagi orang lain karena sesungguhnya kebahagiaan itu adalah ketika kita bermanfaat bagi orang lain dan mudah-mudahan ini bisa terwujud, maka dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pencanangan kampung literasi Kelurahan Teladan, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, secara resmi dicanangkan,” ujar Supriyanto meresmikan kegiatan tersebut.

Evi Irwansyah Pane, selaku Tokoh masyarakat berharap kepada Pemerintah Daerah untuk terus memberi support TBM Ridha agar lebih maju sehingga memberi buku  buat membaca  karena TBM Ridha ini sangat berdampak pada masyarakat di daerah ini. Beliau juga berharap untuk melibatkan elemen-elemen baik itu pemerintah daerah dan perusahaan-perusahaan yang ada di Asahan ini untuk memberikan support dalam bentuk CSR. 

“Saya juga berharap kepada ibu Ridha agar terus bersemangat dan tentunya taman membaca ini menjadi lebih baik dan berguna serta berdampak bagu masyarakat kita,” tegasnya.

Ridha Irsan Kumala, selaku penasehat TBM merasa bangga karena sudah Hadir di TBM ridha dqn berharap agar dengan adanya TBM Ridha ini dapat membangkitkan minat baca generasi anak-anak bangsa kita khususnya di Kabupaten Asahan.

“Mari kita sama-sama mendukung kampung literasi ini menjadi lebih baik lagi. Beliau juga mengucapkan banyak  terima kasih kepada semua elemen yang ada di Asahan, yang telah mendukung kampung literasi ini menjadi lebih baik,” ujar Ridha.

Ketua Forum Taman membaca Sumatera Utara, Ismail Kong berharap semoga ibu Ridha dan seluruh pihak yang sudah membantu menjalankan dan mempelopori program kampung literasi di Kabupaten Asahan dapat terus berkembang. 

“Sekali lagi saya mengucapkan selamat atas pencanangan kampung literasi teladan tahun 2021 di Kabupaten Asahan. Ini sudah direncanakan di beberapa titik, kenapa namanya kampung? karena program ini memang di desain fokus lokasinya di darfah-daerah yang fungsinya sebagai trigger,” tegas Ismail.

Menutup rangkaian kegiatan tersebut,  Kepala Dinas Pendidikan H.Supriyanto berharap agar TBM Ridha menjadi pelopor literasi di Kabupaten Asahan. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Asahan tentu sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas program ini, dan berharap agar program ini jangan hanya sekedar dicanangkan tetapi terus dilanjutkan.(ZN)

Share Berita


Asahan,DP News

Bupati Asahan H.Surya, BSc diwakili Sekda Asahan Drs.John Hardi Nasution, MSi, kukuhkan Zulkarnain Nasution,SH, sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama  Inspektur Daerah Kabupaten Asahan, Senin (29/11). Pengukuhan dilaksanakan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan.

John Hardi Nasution menyampaikan pidato tertulis Bupati Asahan yang mengatakan pelaksanaan pengambilan sumpah/janji dan pelantikan hari ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti amanat undang-undang nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pegawai Negeri Sipil yang menyatakan bahwa Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama hanya dapat diduduki paling lama 5 tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan pencapaian kinerja, kesesuaian kompetensi dan berdasarkan kebutuhan instansi setelah mendapatkan persetujuan Pejabat Pembina kepegawaian dan berkoordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara.

Sekda mengucapkan selamat kepada saudara Zulkarnain Nasution, SH, saudara dikukuhkan dan kembali diangkat dalam jabatan Inspektur Daerah Kabupaten Asahan, saya berharap kinerja yang telah saudara tunjukan selama ini dapat saudara tingkatkan kedepannya.

Sekda mengatakan, melalui fungsi saudara, saya menitipkan pengelolaan keuangan dan pembangunan pada setiap OPD dipundak saudara, artinya saya berharap saudara tidak hanya melakukan audit dan pengawasan tetapi juga selalu melakukan pendampingan dan pembinaan bagi setiap OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan.

Dalam kesempatan itu, tampak hadir Sekda Kabupaten Asahan, Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, OPD, Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Asahan dan tamu undangan lainnya.(ZN)

Share Berita

Asahan,DP News

Pemerintah Kabupaten Asahan laksanakan upacara Hari Ulang Tahun Korpri ke-50 di Halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (29/11).

Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution, MSi, selaku pembina upacara menyampaikan pidato Ketua Umum Korpri menyampaikan beberapa pesan dan harapan kepada Pengurus dan Anggota Korpri, kata John.

Perkuat soliditas dan solidaritas korps dan perkuat kerja sama dengan segenap komponen bangsa dalam rangka menegakkan fungsi sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Jaga netralitas di tengah-tengah pusaran dinamika politik yang terjadi, harap Sekda.

Perkokoh integritas aparatur dengan, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan kerja tuntas. Berikan keteladanan saudara-saudara di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, ucap John.

Kepada seluruh pengurus korpri untuk menjadi pionir dalam mewujudkan pemerintahan digital. Saya yakin, kita sudah mampu memasuki era pemerintahan digital. Dengan era ini, tata kelola pemerintahan akan menjadi efisien, Akuntabel serta pelayanan publik akan menjadi lebih cepat. Budaya birokrasi kita akan menjadi lebih kompetitif dan berdaya saing tinggi.

Di kesempatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan menyerahkan penali kasih kepada PNS yang Pensiun, Anggota Korpri yang menerima bantuan duka cita, ahli waris penerima bantuan jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan.

Dilanjutkan dengan penyerahan petikan SK kenaikan pangkat Golongan IV kepada Dr. Nikson Jhonson Sinaga, MM dari pembina TK.I (IV/b) ke Pembina Utama Muda (IV/c) dan dr. Panusunan Tohanan Pradigdo Sihombing, Sp. B dari pembina TK.I (IV/b) ke Pembina Utama Muda (IV/c), 

Penyerahan secara simbolis Piagam Satyalencana Karya Satya

Drs. Supriyanto, M. Pd Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Harry Naldo Tambunan, SE Kepala Kesbangpol Kabupaten Asahan, Umar, SP, MM Camat Simpang Empat, Amiruddin Marpaung, SH Camat Sei Kepayang .Barat, Yustinar, A. Ma. Pd Guru SDN 016501 Pulau Bandring.

Satyalencana Karya Satya XX Tahun 

Drs. Muhilli Lubis Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Asahan, Zulkarnain Nasution, SH Inspektur Kabupaten Asahan, Drs. Sorimuda Siregar Kepala Badan Pengelola Pendapatan Kabupaten Asahan, Bambang Hermoyo, S. Pd Kepala SMPN 4 Kisaran, Agus Kurniawan Simatupang, Inspektur Pembantu II Inspektorat Kabupaten Asahan.

Satya Lencana X Tahun 

drh. Yusnani Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Asahan, dr. Kurniady Sebayang, M. Si, Med, Sp. An, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah H. Abdul Manan Simatupang Kisaran, Erric Yudhistira Nugraha, S. STP Camat Tinggi Raja, Mairani Simangunsong, S. SiT, Kabid Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan, Riris Marlyna Nainggolan, ST Kasubbag Umum Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Asahan

Penyerahan hadiah kepada pemenang lomba karya tulis dalam rangka HUT ke-50 Korpri Tahun 2021.Juara I Zulpahmi, S. STP Ketua Uniy Korpri Kecamatan Sei Kepayang Barat, Juara II Ir. Siti Aisyah , MP Ketua Unit Korpri Dinas Perikanan Kabupaten Asahan, Juara III Ir. Hafni Ketua Unit Korpri Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Asahan, Juara Harapan I Supriadi Ketua Unit Korpri Kecamatan Rawang Panca Arga, Juara Harapan II Ir. Kristina Nadeak, M. P Ketua Unit Korpri Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, Juara Harapan III Ema Ratna Juliani Ketua Unit Korpri Kecamatan Aek Kuasan

Penyerahan Hadiah Lomba Penilaian Pelayanan Publik Kecamatan

Terbaik I Kecamatan Buntu Pane, Terbaik II Kecamatan Tinggi Raja , Terbaik III Kecamatan Aek Kuasan, Terbaik Harapan I Kecamatan Meranti, Terbaik Harapan II Kecamatan Rahuning, Terbaik Harapan III Kecamatan Aek Ledong

Di akhir kegiatan Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan memotong nasi tumpeng yang diserahkan kepada Unit Korpri Kodim 0208/Asahan.

Tampak hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Kepala BPS Kabupaten Asahan, Mewakili Dandim 0208/Asahan, Mewakili Kajari Kabupaten Asahan, OPD dan ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan.(ZN)

Share Berita

 

Samosir,DP News

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom Pimpin apel gabungan memperingati Hut Korpri ke-50 Tahun di halaman di kantor Bupati Samosir, Senin (29/11).HUT Korpri ke-50 Tahun mengusung Thema "ASN Bersatu, Korpri Tangguh, Indonesia Tumbuh".

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom membacakan amanah Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH. Dalam amanahnya disampaikan bahwa Hut Korpri Tahun 2021 merupakan momentum bagi seluruh ASN dan Pengurus Korpri seluruh Indonesia untuk melakukan Konsolidasi dan Soliditas Organisasi agar tercipta Branding Birokrasi yang baik. Keberadaan Korpri akan sangat bermanfaat apabila dibarengi dengan program-program yang bermanfaat untuk anggotanya. Oleh karena itu diharapkan, kepada seluruh pengurus Korpri untuk Aktif membuat program kerja yang langsung bisa berdampak positif kepada para ASN.

Selain itu, ketua umum dewan pengurus korpri nasional menyampaikan point penting yaitu untuk memperkuat solidaritas korps, Membuat terobosan-terobosan positif dan cara kerja yang singkat, transparan dan akuntabel, memperkokoh integritas aparatur dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas, serta menghindari segala bentuk pungutan liar, dan yang terakhir seluruh pengurus Korpri harus menjadi pioner dalam mewujudkan pemerintahan digital. Pada era ini tata kelola pemerintahan akan menjadi efisien dan pelayanan publik akan menjadi lebih cepat.

Seusai upacara, Bupati Samosir meotong kue ulang tahun dan membagikan kepada ketua Korpri Samosir Jabiat Sagala, pimpinan OPD dan jajaran staf Pemerintah Kabupaten Samosir. ( ml-red)

Share Berita

Medan,DP News

Perhelatan pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan Periode 2021-2023 dijadwalkan antara 9-16 Desember nanti di Gedung PKK Jalan Rotan Medan Petisah.Rencana ini diputuskan dengan melihat kesiapan panitia juga pertimbangan mematuhi ketentuan PPKM yang jelang Natal nanti bakal diterapkan level 3 yang membatasi ruang gerak kegiatan berkumpul.

Demikian disimpulkan dalam rapat Panitia Pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan Periode 2021-2023, Kamis(25/11) di Ruang Pers Kantor Walikota Medan.

Rapat yang dipimpin Ketua Drs Pangihutan Sirumapea,MSP dan Sekretaris Panitia Ramli Sarumaha dihadiri para panitia lain membahas berbagai hal jelang pelaksanaan pemilihan.

Mengenai jadwal ini akan dikoordinasikan dengan pihak Pemko Medan sehingga diharapkan  Walikota Medan M Bobby Nasution bisa hadir dalam acara pembukaan.Sebagai pemimpin di Kota Medan,kita harapkan Walikota Medan M Bobby Afif Nasution berkenan hadir karena pers itu mitra pemerintah dalam mewujudkan Kolaborasi Medan Berkah yang seiring dengan tema kegiatan " Sukses dan Berhasil Menuju Kolaborasi Medan Berkah".

Mengenai hal itu pihak panitia akan koordinasi dengan 

membuat surat permohonan audiensi kepada Walikota Medan.Kita tunggu nanti hasil koordinasinya,ujar ketua panitia.

Bahasan lain menyangkut koordinasi demi suksesnya perhelatan tersebut, Rumapea mengatakan sudah berkoordinasi dengan Plt Kadis Kominfo Medan Mansursyah, Kabag Prokopim Arrahman Pane dan Kabag Umum Sutan Tolang Lubis dan secara prinsip mendukung rencana kegiatan tersebut.

Berbagai masukan disampaikan para anggota panitia lainnya termasuk mengenai pengaturan administrasi peserta yang akan berpedoman pada data resmi di Dinas Kominfo meliputi wartawan/media yang  menjalin kerjasama baik kliping,advetorial,iklan atau berlangganan koran walau juga mempertimbangkan wartawan yang selama ini sudah aktif dalam berbagai kegiatan persatuan.

Calon Ketua

--------------------

Menyinggung kandidat ketua, secara umum memberi ruang bagi wartawan yang sudah memenuhi ketentuan data di Dinas Kominfo Wartawan yang sudah resmi terdaftar di Dinas Kominfo dengan menjalin kerjasama baik pembuatan klipping berita, advetorial maupun iklan ataupun langganan koran.

Namun ketentuan lain sebagaimana muncul masukan dari anggota lainnya tentang perlunya dukungan dari para wartawan pemilik suara sah terhadap kandidat ketua,secara prinsip sudah disepakati.

Cuma Ketua Panitia yang juga Pj Ketua Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan Pangihutan Sirumapea mengharapkan agar dukungan jangan terlalu memberatkan bagi kandidat yang bakal maju.

Melalui diskusi yang cukup santai, akhirnya peserta rapat menyetujui cukup 20 dukungan suara.

Dengan sudah adanya ketentuan tersebut, panitia mengimbau wartawan yang mau menjadi kandidat segera mempersiapkan diri termasuk dukungan suara dan visi misi yang mampu secara terukur bisa membawa perubahan dan kemajuan di wadah wartawan Pemko Medan.

Hal lain yang dianggap perlu demi suksesnya pemilihan ketua ini akan dibicarakan dalam rapat panitia berikutnya.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Perhimpunan Mahasiswa Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Medan Santo Bonaventura menggelar Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC). Kegiatan RUAC dilaksanakan di Margabina PMKRI Cabang Medan, Jalan Setiabudi, Komplek Setiabudi point B 02, Jumat-Minggu (26-28/11).

RUAC kali ini memberikan mandat kepada Sintong Sinaga, S.H. untuk menahkodai PMKRI Cabang Medan. Sintong Sinaga, S.H. yang sebelumnya menjabat sebagai Presidium Gerakan Masyarakat PMKRI Medan itu terpilih pada pukul 20.00 WIB, Sabtu (27/11).

Ketua Panitia RUAC Reno F Simanullang mengatakan, dalam konstitusi PMKRI, RUAC merupakan forum tertinggi di tingkatan cabang.

“Lega rasanya RUAC PMKRI Cabang Medan ini terlaksana. Setelah berbagai dinamika di dalamnya acara berjalan baik dan sukses. Regenerasi berjalan dengan baik di perhimpunan ini dan forum RUAC yang merupakan forum tertinggi di tingkatan cabang memandatkan Sintong Sinaga, S.H. sebagai Mandataris/ Formatur Tunggal/ Ketua Presidium Periode 2021 sampai 2023,” ucap Reno.

"RUAC berjalan dengan lancar sesuai dengan aturan-aturan perhimpunan dan Sintong Sinaga, S.H. terpilih secara demokrasi yang dipimpin Panitia Ad hoc, Jones Sibagariang, Mega Nadeak dan Ligo Pasaribu," tambah Reno.

Mandataris terpilih, Sintong Sinaga, S.H. mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta RUAC yang mempercayakan dirinya sebagai Ketua Presidium baru PMKRI Cabang Medan.

“Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh kader PMKRI Cabang Medan St. Bonaventura yang telah memberikan saya amanah untuk menjadi nahkoda baru di perhimpunan melalui RUAC sebagai forum musyawarah tertinggi di tingkat cabang. Ucapan terimakasih juga saya sampaikan kepada Pastor Moderator dan seluruh anggota penyatu PMKRI Cabang Medan yang selalu senantiasa berjuang bersama perhimpunan,” ucap Sintong. 

Sintong juga menyinggung tentang bencana banjir yang sering terjadi di kota Medan akhir-akhir ini.Dalam kesempatan ini saya juga merasa perlu menyampaikan pandangan terkait kondisi Kota Medan saat ini, dimana banjir yang terus menerus terjadi dalam bulan ini, kita berharap Pemkot Medan harus segera bertindak dalam restorasi terhadap gorong-gorong yang ada di Kota Medan, permintaan maaf saja tidak akan memperbaiki keadaan banjir Kota Medan. Medan harus bersih, cantik tanpa banjir,” tegas Sintong yang juga mahasiswa pasca sarjana Universitas Panca Budi.

Sementara itu, Ceperianus Gea selaku Ketua Presidium PMKRI Cabang Medan periode 2020-2021 mengucapkan selamat kepada mandataris terpilih dan mengucapkan terima kasih kepada Dewan Pimpinan Cabang yang telah membantunya untuk menjalankan amanah perhimpunan.

“Saya mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh teman-teman atas pelaksanaan RUAC ini yang berjalan dengan sukses. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Dewan Pimpinan Cabang yang telah membantu saya selama satu periode ini. Selanjutnya saya ucapkan selamat kepada mandataris terpilih saudara Sintong Sinaga. Selamat menjalankan amanah perhimpunan,” ucap Cepe.(rd)

Share Berita


Medan,DP News

Partai Gelora Sumatera Utara luncurkan program tanam 10 juta pohon di Desa Palo Rejo Kecamatan Percut Sei Tuan,Deliserdang, Minggu (28/11).Peluncuran program 10 juta pohon ini ditandai penanam 500 ribu pohon di awal dan akan menanam 500 ribu lagi secara bertahap di setiap kecamatan-kecamatan di Sumatera Utara.

Program ini menandai perlunya kesadaran akan kondisi dunia terancam perubahan Iklim yang diakibatkan pemanasan global, kondisi ini memberikan dampak buruk kepada kehidupan manusia. 

Kegiatan tanam pohon ini dilakukan serentak 34 DPW Gelora seluruh Indonesia yang dikomandoi Ketua Umum Gelora Anis Matta, di mana setiap pengurus wilayah akan disapa satu-persatu melalui zoom meeting. 

Kegiatan ini diikuti oleh Ketua Gelora Sumatera Utara Heriansyah, Sekretaris Gelora Sumut, Satria Yuda, Bendahara Gelora Purna Irawan,  Ketua Gelora Kota Medan, Buya Muhammad Nasir, Ketua Gelora Deli Serdaang Azhari Nasution dan Seluruh pengurus Gelora Sumatera Utara dan unsur Desan di Kelurahan Tanjung Rejo. 

Ketua DPW Partai Gelora Sumatera Utara, Heriansyah mengatakan, kondisi lingkungan global sudah sangat mengkhawatirkan, setiap 1 Menit Indonesia kehilangan Hutan seluas 3,5 kali lapangan Sepak Bola atau setara dengan 2,21 juta hektar setiap tahun.

“Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan bagi keberlangsungan hidup kita sebagai makhluk hidup. Dan ini menjadi PR kita bersmama untuk mencegahnya dengan memulai dari hal yang kecil seperti menanam pohon ini”. Ungkap Heriansyah.

Dampak dari kerusakan hutan adalah hilangnya sejumlah keanekaragaman hayati, terganggunya siklus air, banjir dan erosi tanah. Daftar dari musnahnya hutan ini bisa lebih panjang bila dituliskan, hingga bermuara pada perubahan iklim. Membuat Indonesia mengalami kenaikan suhu hingga 0.9 derajad celcius pada tahun 2020. 

Meskipun sering dianggap remeh. Menanam pohon memberikan banyak manfaat dari mulai manfaat sosial, manfaat lingkungan hingga manfaat ekonomi. Tanpa perlu disebut panjang lebar, pohon secara alami menarik karbon dan mengeluarkan produk sampingan yang sangat berguna bagi manusia: oksigen. Oksigen itu penting. 

Tetapi hal yang lebih penting adalah bahwa pohon menyerap karbon dan salah satu aspek terbesar dari pemanasan global adalah meningkatnya jumlah karbon dioksida yang terperangkap di atmosfer kita. Karbon dioksida adalah salah satu dari beberapa gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap perubahan iklim. 

Lebih dari 11.000 ilmuwan telah menyatakan bahwa planet ini saat ini menghadapi “darurat iklim.” Jika kita menanam lebih banyak pohon hari ini, itu berarti akan ada lebih sedikit karbon dan lebih sedikit gas rumah kaca di atmosfer kita. Kita bisa mengalahkan perubahan iklim.

Sementara itu ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta mengungkapkan gerakan menanam 10 juta pohon merupakan perlawanan terhadap perubahan iklim, karena Indonesia bersama masyarakat Dunia sedang mengalami darurat perubahan Iklim. Akibat perubahan iklim ini terjadi kenaikan suhu, banjir, longsor dan cuaca extreme sehingga bumi kita semakin tidak nyaman dihuni. 

 “Isu perubahan iklim ini tidak ada hubungannya dengan kelompok kanan dan kelompok kiri dan isu perubahan iklim ini merupakan ancaman keamanan nasional terbesar, lebih besar dari ancaman perang dalam waktu dekat. 

“Menanamam pohon ini hanya 1 langkah kecil, tapi kita mulai langkah kecil karena kita percaya, jika kita punya cita-cita besar mulailah dengan sebuah langkah kecil. Kita mulai hari ini menanama pohon kita bangun kolaborasi, kita pecahkan tembok perbedaan, mari berkolaborasi untuk menyelesaikan persoalan utama di negeri kita, menyatukan seluruh rakyat Idndonesia dalam 1 cita-cita bersama”. Ungkap Anis Matta

Kepala Desa Tanjung Rejo,Percut Sei Tuan Selamet mengucapkan terimakasih kepada Partai Gelora karena telah melakukan penanaman pohon di wilayahnya. Dengan adanya penanaman ini, berarti telah menyelamatkan Bumi dari dampak buruk pemanasan global yang terjadi sekarang ini.

"Terimakasih buat partai Gelora karena telah menanam disini, semoga dengan penanaman pohon ini, bumi kita dapat terselamtakan dari dampak buruk pemanasan global” terang selamet. 

Dengan adanya kegiatan Program “Gelora Tanam 10 Juta Pohon“ pada dasarnya mengajak masyarakat baik individu, organisasi sosial maupun perusahaan untuk terlibat dalam gerakan menanam pohon seumur hidup. 

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menginspirasi Pemerintah masyarakat dan juga sektor swasta untuk bersama melakukan kegiatan seperti kita ini”.(rd).

Share Berita

Simalungun, DP News

Polda Sumatera Utara dan jajaran Polres laksanakan vaksinasi serentak di seluruh daerah dengan target 47.360 dosis,Sabtu (27/11)

Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak MSi, meninjau vaksinasi bagi 1.800 orang yang berlokasi di PT Murida, Desa Pengkolan, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun.

Panca mengatakan, kedatangan ke Kabupaten Simalungun untuk mengecek pelaksanaan vaksinasi serentak yang diperuntukan bagi masyarakat, lansia dan pelajar, dalam mempercepat pembentukan herd immunity masyarakat.

"Saya berangkat dari Dairi ke Simalungun untuk mengejar capaian vaksinasi disini guna mendukung program pemerintah pusat," katanya.

Panca mengungkapkan, hari ini dirinya menginstruksikan seluruh Polres se Sumatera Utara untuk menggelar vaksinasi atas instruksi Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, karena masih ada beberapa daerah yang capaian vaksinasinya tertinggal.

"Masih ada beberapa daerah yang capaian vaksinasinya masih dibawah 50 persen. Sehingga, saya kejar untuk menutupi ketertinggalan capaian vaksinasi yang masih di bawah 50 persen," ungkapnya.

Panca menerangkan, untuk capaian vaksinasi di Sumatera Utara masih 50 persen. Oleh karena itu dengan digelarnya vaksinasi secara serentak dengan target 47.360 dosis capaian vaksinasi di Sumatera Utara bisa di atas 50 persen.

"Kita harapkan dengan pelaksanaan vaksinasi secara serentak ini Sumut bisa di atas 50 persen diakhir November. Nantinya diakhir Desember mencapai 70 persen sesuai instruksi pemerintah pusat," terangnya.

Pantauan di lapangan, Kapolda Sumut turut menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang telah mengikuti vaksinasi untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Terus sampaikan kepada warga lainnya dan keluarga yang belum divaksin untuk mau divaksin karena baik bagi kesehatan serta tubuh dalam mencegah penularan pandemi Covid-19," ucap Panca.

"Menjelang Natal dan Tahun baru masyarakat jangan kemana-mana, Perayaan Natal di rumah saja, Jangan sampai karena kita abai prokes malah menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di daerah kita masing-masing,"ujarnya.(TS)

Share Berita

Dairi, DP News 

Akhirnya,Polres Dairi amankan salah seorang calon Kepala Desa pasca kerusuhan Pilkades di Desa Bertungen Julu, Kecamatan Tiga Lingga, Kabupaten Dairi.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Sabtu (27/11) membenarkan telah ditangkapnya calon Kepala Desa Bertungen Julu karena menghasut warga untuk melakukan kerusuhan saat Pilkades.

"Yang bersangkutan sudah ditahan dan masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Dairi," katanya saat dikonfirmasi.

Hadi mengungkapkan, Polres Dairi juga telah menetapkan sembilan orang lainnya sebagai tersangka karena melakukan kerusuhan, mencuri dan merusak kotak suara usai penghitungan suara Pilkades di Desa Bertungen Julu.

Lebih lanjut, Hadi mengungkapkan terhadap Calon Kepala Desa yang diamankan itu dikenakan Pasal 160 KHUPidana yakni barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menghasut supaya melakukan perbuatan pidana, melakukan kekerasan terhadap penguasa umum atau tidak menuruti baik ketentuan undang-undang maupun perintah jabatan yang diberikan berdasar ketentuan undang-undang, diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

"Sedangkan terhadap kesembilan tersangka atas perbuatannya dikenakan pasal 365 subs psl 363 dan atau pasal 170 ayai (1) subs pasal 406 ayat (1) KUH Pidana dan terancam 9 tahun kurungan penjara," ungkapnya.

Kabid Humas juga menambahkan keributan yang terjadi karena pasangan calon kepala desa nomor urut 2 keberatan atas hasil akhir penghitungan surat suara.

"Pada saat kotak suara akan dibawa ke kantor kecamatan oleh petugas P2KD yang dikawal anggota kepolisian dan Babinsa,ada puluhan orang yang merebut dan merusak kotak suara hingga surat suara berhamburan, tapi berkat kesigapan petugas dari 4 kotak suara yang akan dibawa 1 kotak suara yang mengalami rusak berikut kertas suaranya," kata Hadi.

Kondisi Desa Bertungen Julu pasca keributan tersebut saat ini masih dijaga personil gabungan TNI dan Polri

"Saat ini kita masih menyiagakan 1 Kompi Gabungan Brimob Sabhara dan TNI untuk memonitor dan menjaga situasi.Alhamdulillah situasi disana Kondusif masyarakat dan tokoh-tokohnya saling membantu tugas personil yang mengamankan disana,"ujar Hadi.(TS)

Share Berita


Asahan,DP News

Kehadiran Bupati Asahan, H.Surya, BSc,dan Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, MSi, beserta istri di Sopo Godang Tabagsel disambut dengan upacara adat pemberian Ulos sebagai wujud  kebesaran hati masyarakat Tapanuli Bagian Selatan di kabupaten Asahan. Atas hadiran Bupati dan Wakil Bupati Asahan tersebut merupakan kebesaran masyarakat Tabagsel.

Dalihan Natolu, adalah hubungan kekerabatan dalam masyarakat Tapanuli Bagian Selatan, yang konon sudah berabad-abad melekat dalam kehidupan orang Tapanuli Bagian Selatan. Sebagai fondasi filosofis kekerabatan, sudah cukup dikenal di Nusantara. Bahkan hingga di luar Nusantara. 

Tak lekang oleh terik matahari, tak luntur diguyur hujan, prinsip dasar kekerabatan ini mengikat orang Batak Tapanuli Bagian Selatan di mana pun berada. Zaman boleh saja berubah oleh kemajuan teknologi, namun tidak tergoyahkan selama suku Batak ada di Dunia.

Dalam konteks melestarikan fondasi kekerabatan itulah masyarakat Tapanuli Bagian Selatan yang bermukim di Tanah Melayu Kabupaten Asahan mendirikan Lembaga Adat Dalihan Natolu Tapanuli Bagian Selatan yang mengikat kekerabatan terhadap warga tabagsel dan  lebih jauh untuk menjalin keguyuban antar etnis.

Hal ini tentunya telah dibuktikan masyarakat Tabagsel dimanapun berada selalu dapat menempatkan diri dengan masyarakat dimana dia berada. Disamping itu, lembaga ini juga diharapakan menjadi mitra pemerintah Kabupaten Asahan dalam mewujudkan visi misinya. 

Hal sedemikian itu disampaikan Hatobangon Tabagsel Drs. H. Syafruddin Harahap, MSi, saat memberikan kata sambutan usai melantik Pengurus Lembaga Adat Dalihan Natolu Tapanuli Bagian Selatan bertempat di Sopo Godang Tabagsel, Sabtu (27/11).

Pelantikan dihadiri Bupati Asahan H. Surya BSc beserta Istri, Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Siregar, S.Sos, MSi, beserta Istri, Sekdakab Asahan Drs. John Hardi Nasution, MSi, OPD, Ketua dan Pengurus Etnis serta undangan lainnya.

Bupati Asahan, H. Surya,BSc, dalam sambutannya menyampaikan keberadaan Etnis di Kabupaten Asahan sangat memberikan makna yang positif dalam memberikan masukan demi kemajuan pembangunan Kabupaten Asahan kedepan, kata kata Surya.

Bupati Asahan menyampaikan harapannya kepada Pengurus Lembaga Adat Dalihan Natolu Tapanuli Bagian Selatan yang baru di lantik agar ikut berperan dalam memutus mata rantai penyebaran covid 19, dan mensukseskan program vaksinasi covid 19 yang di canangkan oleh Pemerintah, harap Bupati Asahan.

Mengakhiri sambutannya Bupati Asahan menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan ucapan selamat dan sukses atas dilantiknya Pengurus Lembaga Adat Dalihan Natolu Tapanuli Bagian Selatan Periode 2021-2025.

Ketua Lembaga Adat Dalihan Natolu  Tapanuli Bagian Selatan terpilih masa Bhakti 2021-2025. H. Nauli Parlaungan Siregar, SH, menyampaikan, bahwa terpilihnya sebagai Ketua LADN Tapanuli Bagian Selatan bukan karena lebih hebat, lebih paham, lebih mampu tapi atas kepercayaan dan kerjasama kita semua. Marilah kita saling bergandengan tangan untuk mewujudkan masyarakat asahan lebih maju kedepan, ucap Nauli.

Kita sebagai mitra Pemerintah Kabupaten Asahan harus ikut mendukung dan berkomitmen dalam mendukung program kerja dan visi misi Pemerintah Kabupaten Asahan. Mari kita berikan buah fikiran kita terutama dalam mewujudkan masyarakat asahan sejahtera yang religius dan berkarakter, harap Nauli.(ZN)

Share Berita

 

Medan,DP News

Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Katolik St. Thomas Medan merupakan wadah kemahasiswaan kelengkapan jurusan yang dimana tugas pokok HMP menyelenggarakan kegiatan ekstrakulikuler dan kokurikuler yang bersifat penalaran sesuai program studi jurusan. Didalam setiap kegiatan HMP tidak lepas dari visi HMP adalah “ Mewujudkan Prodi PGSD yang berkarakter, kreatif dan berkualitas serta menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan kebersamaan dengan menjalin komunikasi yang baik”. 

HMP mengadakan kegiatan dalam merayakan Hari Guru Nasional ke-76 yang dimana kegiatannya yaitu memberikan penyematan kepada dosen dan potong kue,jalan santai,

Fun Futsal

Dimana di dalam kegiatan hari guru ini HMP PGSD Unika Medan juga membuat live streaming di Instagram dan Facebook HMP PGSD Unika dengan tujuan untuk membantu mahasiswa yang berada di kampung mengikuti kegiatan tersebut dan bisa menyaksikan keseruan dan kemeriahan kegiatan hari guru HMP PGSD Unika Medan.

Kegiatan ini berawal dari ide dan niat HMP sendiri yang datang secara tiba-tiba, dan dengan diawali oleh semangat yang tinggi dari pengurus-pengurus HMP PGSD UNIKA MEDAN untuk merayakan perayaan hari ulang tahun guru.

Kegiatan Hari Guru ini selain bertujuan untuk memperingati hari ulang tahun guru kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan  rasa kekeluargaan sesama mahasiswa PGSD UNIKA Medan. 

Hal ini juga mempertegas keseriusan HMP PGSD UNIKA Medan untuk berjuang menciptakan nilai kekeluargaan dan kebersamaan dengan berkomunikasi yang baik dan membuat kegiatan-kegiatan yang bermakna dan berfaedah di PGSD Universitas Katolik St. Thomas Medan.

Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 120 mahasiswa PGSD UNIKA MEDAN yang terdiri dari beberapa stambuk, dimana diantaranya stambuk 2018, 2019, 2020 dan 2021 dan beberapa dosen PGSD UNIKA MEDAN.

Reno Francius Simanullang, selaku Ketua HMP PGSD Universitas Katolik St. Thomas Medan mengatakan bahwa mahasiswa PGSD UNIKA MEDAN harus lebih memiliki rasa simpati dan empati serta berjiwa inovasi yang tinggi, serta bisa mewujudkan tema hari guru yang ke-76 yang dimana nantinya kelak jika mahasiswa/i PGSD UNIKA MEDAN sudah menjadi guru bisa benar-benar guru yang bangkit membangun semangat peserta didik, menangguhkan Indonesia dan menumbuhkan Indonesia serta memajukan Negeri”.

Kita menjadi guru itu intinya ialah memberi hati karena banyak orang pintar tapi tidak bisa mendidik dan kita harus menambah pengetahuan dan wawasan agar bisa dikreasikan dalam ilmu pembelajaran dan kegiatan seperti inilah ide-ide yang dibutuhkan disekolah, banyak kegiatan-kegiatan yang dilakukan disekolah ucap Patri Janson Silaban,M.Pd selaku KA. Prodi PGSD UNIKA MEDAN didalam kata sambutannya.

Pak Sumarlin Mangandar Marianus,M.Pd selaku perwakilan dari dosen laki-laki mempertegas di kata sambutannya dimana guru dan dosen itu sama, dimana sama-sama mendidik, jadi dihari ulan tahun guru, itu juga termasuk hari ulang tahun dosen.

Sr. Regina Sipayung selaku perwakilan dari dosen perempuan menyampaikan di kata sambutannya, dimana yang dibanggakan guru dan kepala sekolah ialah Disiplin, dan karakter itu harus dipelajari dimulai dari sekarang bukan nanti.

” Kita sangat bersyukur atas respon baik dari senior-senior mahasiswa/i PGSD UNIKA Medan terkait kegiatan hari guru HMP PGSD Universitas Katolik St. Thomas Medan, begitu juga dengan para stakeholder yang mendukung keberlangsungan terlaksana nya kegiatan perayaan hari guru yang ke-76 yang dilakukan HMP PGSD UNIKA MEDAN, kita juga berharapan agar kedepannya HMP PGSD UNIKA Medan tetap di dukung oleh setiap stakeholder demi mewujudkan Mahasiswa/i PGSD Universitas Katolik St. Thomas Medan yang memiliki rasa kekeluargaan dan kebersabaan dengan berkomunikasi yang baik” ucap Reno Francius Simanullang.

Mahasiswa/i PGSD Universitas Katolik St. Thomas Medan yang ikut menghadiri kegiatan perayaan hari guru, menyampaikan harapannya terhadap kegiatan ini pada saat acara penutup yaitu evaluasi, dimana kegiatan ini harus terus berkesinambungan di laksanakan dan membuat kegiatan lebih banyak lagi serta tetap solid dan mmpunyai rasa saling menghargai dan menghormati.(rd)

Share Berita

Dairi, DP News 

Respon cepat yang lakukan Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak Msi, dalam mengatasi keributan di Desa Bertungen Julu, Kabupaten Dairi, saat menggelar Pilkades 2021, mendapat apresiasi.

Apresiasi itupun disampaikan Ketua Forkala dan Himpunan Masyarakat Pakpak (Himpak), H. Raja Ardin Ujung SH, di Mapolres Dairi, Jumat (26/11)

"Saya sangat apresiasi tindakan dan langkah Kapolda Sumut dan Polres Dairi dalam meredam keributan yang terjadi saat Pilkades di Desa Bertungen Julu," katanya.

Raja mengungkapkan, dirinya telah mengetahui kronoligis keributan di Desa Bertungen Julu saat pelaksanaan penghitungan surat suara Pilkades 2021 yang sudah sesuai mekanisme pemilihan. Menurutnya, seharusnya masyarakat bisa menahan diri dan mempercayakan prosesnya kepada pihak penyelenggara Pilkades.

"Karena ada perbedaan saat penghitungan suara malah bertindak main hakim sendiri dan melanggar hukum. Sehingga malah merugikan diri sendiri," ungkapnya.

Tokoh masyarakat kab Dairi tersebut menyampaikan bahwa walau di Dairi ini berbeda-beda ras suku dan agama kita harapkan semua bersaudara jangan karna Pilkades kita jadi ribut satu desa, satu kampung dan tidak saling sapa, karna Pilkades hanya di selenggarakan dalam 5 tahun sekali.

"Jangan gara-gara Pilkades membuat tali persaudaraan dan kerukunan dalam bermasyarakat menjadi renggang. Seharusnya Pilkades ini lebih memperkuat hubungan persaudaraan. Karena Pilkades sifatnya hanya 5 tahun sekali sementara kita hidup berdampingan setiap hari," harapnya.

Tokoh masyarakat Kabupaten Dairi menghimbau kepada masyarakat Kecamatan Tigalinga dan juga kepada Tokoh-tokoh Marga Silima yang berada di Tigalingga untuk memberikan masukan dan penganyoman kepada masyarakat yang bersangkutan

H. Raja mengharapkan kepada tokoh tokoh adat berikan masukan kepada masyarakat yang ada di 15 kecamatan di Kabupaten Dairi berikan masukan kepada saudara-saudara kita yang mengikuti tahapan Pilkades baik pendukung dan pejabat sementara

"Oleh karena itu saya minta kepada seluruh masyarakat serta para tokoh adat untuk tetap menjaga hubungan persaudaran kekerabatan yang selama ini sudah berjalan dengan baik, tetap tenang tidak terprovokasi dan Semoga daerah-daerah lain yang melaksanakan Pilkades pada tahun ini juga berjalan baik lancar," pungkasnya.(TS)

Share Berita

Dairi, DP News 

Kepolisian Resort (Polres) Dairi tetapkan sembilan orang  tersangka kasus kerusuhan dan pencurian dengan kekerasan serta pengrusakan kotak suara Pilkades di Desa Bertungen Julu, Kecamatan Tiga Lingga, Kabupaten Dairi.Kesembilan tersangka itu berinisial IP, JWG, DHS, FS, KG, RDS, TJT, ATA, dan SB,

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi yang didampingi Wadir Reskrimum Polda Sumut, AKBP Alamsyah, mengatakan dalam rilisnya, awalnya Sat Reskrim Polres Dairi dibantu Dit Reskrimum Polda Sumut mengamankan 12 orang diduga melakukan kerusuhan dan pencurian kotak suara saat berlangsungnya   Pilkades di Desa Bertungen Julu, Kamis (25/11) kemarin.

"Dari hasil pemeriksaan penyidik menetapkan 9 tersangka dari 12 orang yang diamankan, saat ini cakades no 2 pun sedang kita minta keterangan katanya di Mapolres Dairi, Jumat (26/11)

Hadi mengungkapkan, sembilan orang yang ditetapkan tersangka terbukti melakukan aksi pencurian kotak suara serta memukuli anggota polisi saat melaksanakan tugas pengamanan.

"Kesembilan orang yang kita tetapkan tersangka memiliki peran yang berbeda diantaranya 9 orang merampas dan merusak kotak suara, 2 orang yang merobek surat suara dimana 1 orang lagi masih dalam pencarian serta 1 orang yang memprovokasi massa," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan petugas turut menyita barang bukti berupa satu kotak suara dan surat suara yang telah dirusak para pelaku kerusuhan.

"Terhadap kesembilan tersangka atas perbuatannya dikenakan pasal 365 subs psl 363 dan atau pasal 170 ayai (1) subs pasal 406 ayat (1) KUHPidana dan terancam 9 tahun kurungan penjara," tegas mantan Kapolres Biak Papua

Kabid Humas juga menambahkan keributan yang terjadi karena pasangan calon kepala desa nomor urut 2 keberatan atas hasil akhir penghitungan surat suara.

"Pada saat kotak suara akan dibawa ke kantor kecamatan oleh petugas P2KD yang dikawal anggota kepolisian dan Babinsa ada puluhan orang yang merebut dan merusak kotak suara hingga surat suara berhamburan, tapi berkat kesigapan petugas dari 4 kotak suara yang akan dibawa 1 kotak suara yang mengalami rusak berikut kertas suaranya," kata Hadi

Kondisi Desa Bertungen Julu pasca keributan tersebut saat ini masih dijaga oleh personil gabungan TNI dan Polri

"Saat ini kita masih menyiagakan 1 Kompi gabungan Brimob, Sabhara dan TNI untuk memonitor dan menjaga situasi, Alhamdulillah situasi di sana kondusif masyarakat dan tokoh-tokohnya saling membantu tugas personil yang mengamankan disana," pungkas Hadi.(TS)

Share Berita

Medan,DP News

Terungkap,bila musim penghujan,Kota Medan 'dikepung' 1.514 titik banjir.Dan inilah yang menjadi bahasan penting dalam rapat evaluasi yang dipimpin Walikota Medan M Bobby Afif Nasution,Jumat(26/11) di Medan Tuntungan.

Saat rapat,Bobby mengatakan, titik banjir di Kota Medan ada sebanyak 1514.Untuk itu, target kita masih bisa kita kurangi.Namun hasil evaluasi tadi kita belum bisa menentukan berapa jumlah titik yang bisa direduksi.Jadi saya minta hari Rabu mendatang itu sudah bisa ditentukan, tegasnya.

Pada rapat yang diikuti Sekda Wiriya Alrahman, Asisten, pimpinan OPD, dan Camat se-Kota Medan itu, Bobby Nasution kembali mengingatkan Dinas PU beserta Kepala UPT dan kepala wilayah di kecamatan mengetahui rinci dan pasti keadaan drainase dan titik lokasi genangan air di wilayahnya serta penanganannya dari hulu hingga ke hilir.

Bobby Nasution juga menargetkan titik genangan banjir yang ada di Kota Medan dapat berkurang dalam waktu dekat.

"Target kita titik banjir bisa berkurang. Intensitas banjir bisa berkurang, luas genangan bisa berkurang," ucap Bobby usai rapat tersebut.

Pemko Medan, lanjutnya  memiliki 5 UPT PU yang wilayahnya meliputi 21 kecamatan.Yang paling utama adalah aliran air dari hulu ke hilirnya bisa mengalir dengan baik, ujarnya.

Bobby Nasution mengatakan, Pemko akan memetakan aliran dari daerah paling tinggi di Medan yakni di Medan Tuntungan hingga ke daerah hilir.

"Oleh karena itu,  yang kami sampaikan tadi adalah kesinambungan antara aliran yang paling hulu di Kota Medan itu adalah di Tuntungan sampai dengan aliran di hilirnya ini harus baik antara drainase ataupun anak-anak sungai yang ada di Kota Medan," tuturnya

Secara terpisah, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan Ferri Ichsan mengatakan pihaknya akan melakukan analisa penanganan banjir untuk dipresentasikan pada Rabu (1/12) mendatang.

"Kami diminta mempertajam analisa perencanaan penanganan permasalahan drainase. Nanti Hari Rabu akan kami presentasikan kembali ke Pak Walikota," ujar Ferri.

Sebagaimana diketahui, beberapa hari belakangan hujan deras mengguyur Kota Medan dan mengakibatkan banjir di sejumlah lokasi bahkan sampai menggenangi rumah penduduk.(rd)

(rd)

Share Berita

Asahan,DP News

Bupati Asahan H. Surya, BSc membuka  Musabaqah Tilawatil Qur’an Terbatas Kabupaten Asahan Tahun 2021 di Gedung Tahfiz Qur’an Komplek Mesjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran, Jumat (26/11).

Ketua Panitia Penyelenggara MTQ Terbatas Kabupaten Asahan tahun 2021 H. Dahmul Daulay, S.Ag,  menyampaikan bahwa MTQ terbatas Kabupaten Asahan Tahun 2021 merupakan program LPTQ Kabupaten Asahan dalam upaya meningkatkan pembunaan dan pengembangan tilawah Alqur’an di Kabupaten Asahan sekaligus untuk mengembangkan seni baca Alqur’an.

Dahmul juga menjelaskan pelaksanaan MTQ terbatas ini diikuti Kafilah dari 25 Kecamatan, Pondok Pesantren, Madrasah dan Perguruan tinggi sebanyak 130 peserta, dengan rincian Cabang Qira’ah 43 peserta, cabang Tafsir 11 peserta, cabang hadis 40 peserta, cabang Khat kontemporer 21 peserta, cabang karya tulis Ilmiah Alqur’an 15 peserta.

Sementara itu Bupati Asahan dalam sambutannya menyampaikan Penyelenggaraan MTQ terbatas ini pada dasarnya merupakan program Pemerintah yang bersifat Nasional, pelaksanaannya diharapkan bukan hanya sebagai kompetisi saja, akan tetapi diharapkan menjadi insfirasi dan spirit dalam menjalankan Pembangunan menuju Indonesia Tangguh. 

“Alqur’an sebagai pedoman hidup, sumber segala sumber hukum dalam pribadi muslim dan sebagai ilmu pengetahuan yang tidak ada habis habisnya untuk di gali dan di kaji, untuk itu saya berharap  penyelenggaraan MTQ terbatas ini bisa menggairahkan semangat masyarakat dan para qari, Hafidz, dan para penggiat Alqur’an untuk terus meningkatkan kualitas generasi Qur’ani” tegas H. Surya.

Mengakhiri sambutannya Bupati asahan menghimbau kepada Panitia Pelaksana agar dalam pelaksanaan MTQ Terbatas yang dilaksanakan sejak tanggal 26 s/d 28 November 2021 untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan karena Disiplin diri kita sangat penting dalam menghindari penyebaran covid 19

Turut hadir dalam acara Ketua LPTQ Provsu Asren Nasution beserta rombongan, Ketua MUI Kab. Asahan H. Salman Abdullah Tanjung, Ketua Imtaq Kab. Asahan H. Ahmad Qosim Marpaung, Ketua LPTQ Kabupaten Asahan H. Zainal Aripin Sinaga, OPD, Camat dan undangan lainnya.(ZN)

Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.